Catatan Sepak Bola
Patrick Kluivert? Ada Plot Twist? Ternyata Tidak
Kluivert didapuk menjadi asisten pelatih di AZ Alkmar, dengan tugas khusus, menjadi mentor bagi para striker.
Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: Ayu Prasandi
Jadi memang tidak ada plot twist. Alur cerita Erick Thohir berjalan datar dan terang, seperti dalam sinetron lepas berdurasi satu jam di stasiun televisi swasta yang ditonton emak-emak sembari mengupas bawang.
Dari sini muncul pertanyaan yang lain. Setelah Kluivert jadi pilihan PSSI, entah mungkin nanti bersama Brodd, Pastoor atau Landzaat, sembari “dipantau dari jauh” oleh Louis Van Gaal, apakah cukup mumpuni untuk membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia? Ini masih sulit dijawab.
Mungkin lolos, mungkin juga tidak. Nasib orang siapa tahu, bukan?
Di luar perkara takdir yang sejatinya urusan Tuhan, makin ke sini, yang makin menggumpal-gumpal di dada para suporter memang bukan lagi soal berhasil atau tidak berhasilnya Tim Nasional Indonesia ke Amerika-Meksiko-Kanada pada 2026, melainkan sampai sejauh mana revolusi sepak bola nasional bisa tetap melaju di treknya.
Sampai sejauh mana bisa bertahan untuk tidak berbelok tajam ke arah berlawanan, kembali ke era kegelapan.
(t agus khaidir)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PATRICK-Kluivert-kanan-bersama.jpg)