Berita Viral

MOTIF Komplotan Polisi Gadungan Rampok dan Aniaya Warga, Bermula dari Investasi Kripto Gagal

Terkait motif, Kombes Rama menuturkan bahwa salah satu tersangka diduga memiliki dendam karena investasi kripto.

tribunjatim.com/Aflahul Abidin
POLISI GADUNGAN - Polisi menunjukkan seragam polisi gadungan yang rampas dan siksa warga Banyuwangi, Senin (19/5/2025). Dari enam tesangka, polisi menangkap seorang 

TRIBUN-MEDAN.com - Inilah motif komplotan polisi gadungan rampok dan aniaya warga.

Kasus ini diketahui bermula dari investasi Kripto yang gagal.

Kini otak perampokan dan penganiayaan ini pun sudah diamankan Polres Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca juga: PREDIKSI Skor Final Tottenham Vs Man United, Spurs Lawan Takdir Demi Sejarah, MU Diunggulkan

Polisi Gadungan bernama Hairul Anwar, warga Bekasi, Jawa Barat ini melakukan perampasan harta dan penyiksaan terhadap warga Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi.

Selain meringkus Hairul Anwar, polisi juga berhasil membongkar motif pelaku melakukan tindakan melanggar hukumnya.

Mengutip TribunJatim.com, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Rama Samtama Putra mengatakan, kasus ini bermotifkan pelaku yang jengkel perkara kripto.

Baca juga: Pemprov Sumut Siapkan Regulasi Ojol dan Beri Sanksi Tegas bagi Aplikator yang Melanggar

Ia menuturkan, satu komplotan ini beranggotakan enam orang.

Pihak kepolisian saat ini telah menangkap pria bernama Hairul Anwar.

Sementara lima tersangka lainnya masih dalam pengejaran.

Anwar sendiri merupakan otak dari aksi ini.

Baca juga: Pegawai Bank Laporkan Anggota DPRD Sumut, Korban Diajak ke Hotel hingga Hamil 3 Bulan

Anwar sendiri mengaku sebagai polisi dengan pangkat kompol dari Mabes Polri.

Kombes Rama menyebut, Anwar memiliki beberapa atribut polisi, seperti seragam polri, tanda pengenal, hingga sepatu dan pernak pernik lainnya.

Selain itu, tersangka juga beraksi sambil membawa pistol mainan.

"Dalam aksinya, korban juga membawa pistol mainan," tuturnya.

MOTIF Komplotan Polisi Gadungan Rampok dan Aniaya Warga, Bermula dari Investasi Kripto Gagal
POLISI GADUNGAN - Polisi menunjukkan seragam polisi gadungan yang rampas dan siksa warga Banyuwangi, Senin (19/5/2025). Dari enam tesangka, polisi menangkap seorang

Terkait motif, Kombes Rama menuturkan bahwa salah satu tersangka diduga memiliki dendam karena investasi kripto.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved