TRIBUN WIKI
Mengenal Festival Tabuik Pariaman yang Ternyata Mengingatkan Kita pada Tragedi Karbala
Tabuik Pariaman adalah tradisi budaya yang ada di Kota Pariaman. Tradisi ini mengakar pada tragedi Karbala, saat terbunuhnya Imam Husein cucu Rasul
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Dalam perjalanan, Husain bersama sekitar 128 orang, termasuk keluarga dan anak-anak, menghadapi pasukan Yazid yang jumlahnya jauh lebih besar, diperkirakan antara 4.000 hingga 30.000 tentara.
Pada tanggal 10 Muharram, pertempuran sengit terjadi di Karbala.
Baca juga: Mengenal Laptop Chromebook yang Diduga Dikorupsi dan Menyeret Nama Nadiem Makariem
Pasukan Husain yang kalah jumlah dan kekuatan akhirnya mengalami kekalahan.
Imam Husain sendiri gugur syahid setelah terluka parah dan dipenggal kepalanya.
Banyak pengikut dan keluarga Husain juga tewas dalam pertempuran tersebut, termasuk anak-anak dan wanita yang kemudian ditawan.
Dalam tragedi ini, Zainab binti Ali, adik kandung Imam Husein dengan lantang menyebut bahwa Yazid adalah sosok yang akan dikenang sebagai pembunuh dari cucu Rasulullah.(ray/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tabuik-Pariaman-2025-3.jpg)