Deli Serdang Terkini

Pejabat di Deli Serdang Kompak Mundur Ramai-Ramai, Berikut Alasannya

Beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Deli Serdang kembali kompak mengajukan pengunduran diri.

|
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
MENGUNDURKAN DIRI - Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Deli Serdang, Jumakir saat masih menjabat di Dinas Pendidikan beberapa waktu lalu. Saat ini Jumakir bersama pejabat lain kompak mengajukan pengunduran diri dengan alasan kesehatan. 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Gelombang pengunduran diri pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang kini merambah ke jajaran eselon 3.

Setelah sebelumnya beberapa pejabat eselon 2 melakukan hal serupa, kini sejumlah pejabat setingkat Kepala Bidang (Kabid) mengikuti langkah tersebut.

Beredar informasi bahwa pengunduran diri massal ini dipicu oleh permintaan pimpinan terkait adanya dugaan penyalahgunaan kewenangan.

Para pejabat tersebut dikabarkan dihadapkan pada pilihan sulit: mengundurkan diri secara sukarela atau menghadapi sanksi disiplin yang lebih berat.

Pejabat Senior Kabid SMP Resmi Mundur

Salah satu pejabat yang menjadi sorotan adalah Jumakir, Kepala Bidang Pembinaan SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang.

Jumakir dikenal sebagai pejabat senior yang memiliki rekam jejak panjang, mulai dari Kepala Sekolah hingga menjabat sebagai Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Meski baru beberapa bulan menjabat sebagai Kabid Pembinaan SMP, ia memutuskan untuk melepaskan jabatannya dan kini dipindahkan ke Dinas Perpustakaan dan Arsip.

Pihak dinas membantah adanya unsur paksaan dalam proses ini dan menegaskan bahwa keputusan tersebut murni atas keinginan pribadi yang bersangkutan.

"Iya kemarin dia mengajukan pengunduran diri. Bukan karena itulah (dipaksa mundur). Katanya karena alasan kesehatan gitu," ujar Kadis Pendidikan Deli Serdang, Suparno, Rabu (11/3/2026).

Kabid dan Kadis Kompak Ajukan Resign Bersama

Fenomena pengunduran diri juga terjadi di Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) yang melibatkan Mahyudin Siregar selaku Kabid Konsumsi.

Langkah Mahyudin ini dilakukan tak lama setelah atasannya, Rahman Saleh Dongoran, terlebih dahulu mengajukan surat pengunduran diri dari posisi Kepala Dinas.

Keduanya diketahui memiliki hubungan kerja yang cukup lama sejak masih bertugas bersama di Dinas Pertanian beberapa waktu lalu.

Menariknya, seluruh pejabat yang mundur ini mencantumkan alasan yang seragam dalam surat resmi mereka, yakni terkait kondisi kebugaran fisik yang menurun.

"Iya mengundurkan diri saya, ya karena alasan kesehatanlah. Nggak usah diperpanjanglah karena memang kurang sehat saya ini," ucap mantan Kadis Ketapang, Rahman Saleh Dongoran.

BKPSDM Belum Rinci Jumlah Pejabat yang Mundur

Hingga saat ini, belum ada data pasti mengenai total pejabat non-database di lingkungan Pemkab yang tidak masuk dalam pendataan terbaru.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved