Lima Pertunjukan Digelar di Medan, FTI Wadahi Komunitas Seni Lokal
Medan menjadi kota penyelenggara pertama, meski persiapan sempat terkendala banjir yang melanda sejumlah wilayah Sumatra
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
Ia menegaskan tiga tujuan utama FTI, yakni menjadi ruang belajar dan kolaborasi, pendorong regenerasi teater, serta memperluas akses masyarakat terhadap seni pertunjukan.
Tema FTI 2025, Sirkulasi Ilusi, menyoroti pertemuan antara realitas dan representasi seni di era kontemporer.
Direktur Artistik FTI, Sahlan Mujtaba, menjelaskan bahwa proses kurasi mempertimbangkan estetika, relevansi kota penyelenggara, dan representasi generasi.
“Keberagaman gaya, medium, dan bentuk eksperimental penting agar penonton melihat spektrum pertunjukan yang luas,” kata Sahlan.
Ia juga menilai kehadiran FTI di Medan menjadi kesempatan memperkuat ekosistem lokal. Menurutnya, pembukaan hari pertama menunjukkan antusias besar dari pelajar, mahasiswa, dan pegiat teater muda. Seluruh pertunjukan juga dibuka gratis untuk masyarakat.
Sahlan menambahkan bahwa program arsip FTI menjadi langkah penting dalam mendokumentasikan sejarah teater.
“Di banyak daerah ekosistem teater kaya tapi kurang terdokumentasi. Program arsip FTI penting untuk merawat jejak sejarah lokal,” ujarnya.
Proses pendampingan bagi kelompok teater terpilih dilakukan secara intensif. Kurator FTI asal Padang Panjang, Tya Setyawati, mengatakan bahwa pendampingan dilakukan dengan pendekatan yang humanis.
“Pendekatannya kekeluargaan. Intinya menjadi pendengar yang baik dan teman ngobrol yang asyik,” katanya.
Menurutnya, cara ini membantu para seniman menyiapkan karya terbaiknya di panggung FTI.
FTI berlangsung 1–16 Desember 2025 di empat kota, yakni Medan, Palu, Mataram, dan Jakarta.
Tiket gratis dapat dipesan melalui tiket.titimangsa.com, sementara pembaruan informasi tersedia di Instagram @festivalteater.id dan laman festivalteater.id.
Pertunjukan digelar di Auditorium RRI Medan pada 1–3 Desember 2025, jadwalnya yaitu
- 1 Desember 2025
16.00 WIB: Tangga Mimpi, Porman Wilson Manalu (Medan, Sumut)
20.00 WIB: Omnibus Monolog Dapur, Luna Vidya / Storytelling Academy (Makassar, Sulsel)
- 2 Desember 2025
16.00 WIB: Orang Proyek, Teater Kurusetra (Bandar Lampung)
20.00 WIB: Resonansi Tanah, Stage Corner Community (Tangerang, Banten)
- 3 Desember 2025
20.00 WIB: Tubuh yang Menari, Bali Eksperimental Teater (Jembrana, Bali)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pertunjukan-teater-dalam-rangkaian-Festival-Teater-Indonesia-_11.jpg)