Dikebut, 353 Gerai Koperasi Merah Putih Sudah Beroperasi 

Dikatakannya, saat ini sedang dilakukan percepatan infrastruktur yaitu pembangunan fisik dan gerai KDKMP.

Tayang:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Muhammad Anil Rasyid
KOPERASI - Suasana Koperasi Kelurahan Merah Putih di Jalan Sukun, Lingkungan 6, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara, sudah sebulan tak beroperasi alias tutup, Jumat (27/2/2026). Sebelumnya koperasi itu diresmikan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Sumut, Ady Putra Parlaungan mengatakan, sebanyak 6.100 Koperasi Merah Putih sudah terbentuk di Sumut.

Dijelaskan Ady, dari sisi akuntabilitas, 98 persen dari koperasi yang terbentuk sudah terintegrasi dalam sistem digital Simkopdes (Sistem Informasi Koperasi Desa).

Dikatakannya, saat ini sedang dilakukan percepatan infrastruktur yaitu pembangunan fisik dan gerai KDKMP.

“Saat ini telah terbentuk total 6.100 badan hukum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di 33 kabupaten/kota se- Sumatera Utara,” ucapnya, Selasa (26/5/2026).

Dikatakannya, sebanyak 1.685 titik lahan sedang dalam proses pembangunan 353 gerai sudah selesai 100 persen dan siap melayani masyarakat.

"Koperasi yang sudah berjalan tidak hanya menjadi lembaga keuangan, melainkan juga pusat ekonomi desa dengan adanya 337 gerai sembako, apotek, hingga klinik desa," ucapnya.

Baca juga: NASIB Koperasi Desa Merah Putih Sudah Diresmikan Tapi Belum Beroperasi, Alasan Belum Ada Petunjuk

Namun, ia tak merinci data lokasi lengkap 337 gerai koperasi merah putih yang sudah mulai beroperasi tersebut.

"Bahkan, di beberapa daerah progres pembangunan sangat cepat dilakukan seperti contohnya Labuhanbatu Selatan, progresnya sangat menggembirakan dengan persentase mencapai lebih dari 64 persen dari target," jelasnya.

Diterangkannya, target pembangunan bukan hanya fisik bangunan koperasi, tetapi juga kesiapan kelembagaan dan keberlanjutan usaha.

“Kami terus mendorong agar koperasi yang sudah dibangun dapat segera beroperasi dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Dijelaskannya, pihaknya saat ini fokus pada penguatan SDM koperasi mengingat sebagian besar pengurus masih membutuhkan pelatihan teknis dan pendampingan kelembagaan dan kemitraan.

Adi mengatakan, pembinaan intensif akan terus dilakukan agar modal kolektif yang sudah terkumpul dari simpanan anggota dapat dikelola secara profesional untuk kesejahteraan warga Sumatera Utara.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis Koperasi Merah Putih dapat segera hadir sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat dan ekosistem simpan pinjam serta unit layanan lainnya," jelasnya.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved