Balita Deliserdang Terancam Polio
Beberapa balita yang berdomisili di Kabupaten Deliserdang terancam terjangkit Polio, sebab sudah tiga bulan terakhir ini
Penulis: Indra Gunawan |
TRIBUN-MEDAn.com, Lubuk Pakam - Beberapa balita yang berdomisili di Kabupaten Deliserdang terancam terjangkit Polio, sebab sudah tiga bulan terakhir ini Vaksin Polio yang diterima Dinas Kesehatan Deliserdang sudah habis.
Kasi Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Deliserdang, Bahtera Barus membenarkan ketidakadaan Vaksin tersebut. Menurutnya Pihak Diskes sendiri sudah berulang kali melaporkan hal ini ke Dinas Kesehatan Sumut.
“Kami sudah pernah membuat laporan ke Dinkes Sumut, kalau kami hanya ini sajala menunggu Vaksin tersebut karena memang Vaksin Polio tersebut berasal dari Departemen Kesehatan Provinsi dimana selanjutnya disalurkan ke Dinkes Provinsi dan dilanjutkan ke Dinkes Kabupaten/Kota,” kata Bahtera Barus kepada www.tribun-medan.com. Selasa (22/11)
Untuk saat ini, kata Barus para orang tua yang bayinya belum mendapat Vaksin agar bisa menerapkan hidup sehat. "sebab penyakit Polio itu sendiri ditularkan dari Virus," ujar Barus.
Perihal kebutuhan, sambungnya untuk Deliserdang dibutuhkan Vaksin Polio sekitar 24.000 piar (botol). Mengenai pengambilan untuk tiap bulannya diambil dengan jumlah 2000 piar.
Eriyawati (31) warga jalan Agus Salim Lubuk pakam yang memiliki Balita usia 2 bulan berharap pemerintah segera menyelesaikan hal ini, sebab ia sendiri mengakui sangat takut jika anaknya terjangkit Polio.
Sebelumnya ia sendiri selalu mendatangi Posyandu yang berada dilingkungannya namun setiap mendatangi Posyandu, hanya jawaban ketidakadan Vaksinlah yang didapatnya dari petugas medis. (dra/tribun-medan.com)