Terapkan Hella Flush pada Toyota Vios
Ban belakang mobil Toyota Vios tipe G M/T lansiran tahun 2012 milik M. Ricky Atpriwanda tampak sedikit berbeda dengan ban mobil umumnya.
Laporan wartawan tribun-medan / Nikson Sihombing
TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Ban belakang mobil Toyota Vios tipe G M/T lansiran tahun 2012 milik M. Ricky Atpriwanda tampak sedikit berbeda dengan ban mobil umumnya. Jika diperhatikan dengan seksama dari belakang ban belakang mobilnya terlihat lebih menonjol keluar bila dibandingkan dengan bodi. Velg dan roda mobil tampak seolah keluar melampaui bodi mobil. Dalam duni otomotif konsep ini dinamakan hella flush.
Pria yang akrab disapa Ricky ini menceritakan untuk membuat konsep hella flush pada Toyota Vios miliknya ia butuh waktu pengerjaan selama satu hari agar terpasang dengan sempurna. Mobil yang dibelinya tahun 2013 silam, sangat cocok domodifikasi dengan menerapkan konsep hella flush. Menurutnya bodi terkesan bulat, sehingga cocok untuk konsep hella flush.
"Aku sih tau mobil dengan konsep hella flush dari sosial media instagram. Aku Terinspirasi dari instagram khusus tentang mobil modifikasi @dikoclbon. Dari aku tersebut aku melihat bayak contih mobil yang dikonsep dengan berbagai tema modifiksi yang ada dan hampir semua menarik. Namun akhinya memlih konsep aliran hella flush, " katanya.
Ia bercerita sebelumnya ia menggunakan konsep racing, lalu pindah ke hella flush karena hella flush lebih menarik. Menurutnya jika menggunakan konsep racing, memiliki kesan seolah ingin menantang adu balap dengan mobil lain. Oleh karena tidak mau balap dengan orang lain, ia akhirnya mengganti konsep racing menjadi hella flush.
Pada bagian velg mobil ia menggunakan velg dengan ukuran yang berbeda dengan ukuran mobil standar pada umumnya. Kini pada bagian mobilnya, dengan konsep hella flush ia mengunakan velg Hartge R17 X 8,5 -17 X 10 sedangkan sebelumnya menggunakan 17 X 8,25 - 17 X 9,75. Dengan ukuran ban depan 195/40 sedangkan pada ban belakang 205/40.
Pada bagian eksterior lainnya ia menambahkan ducktail yaitu berupa sayap kecil yang ada di bagian belakang. Lalu menambahkan mufler pabrikan fujitsubo serta menambahkan per eiback pada bagian kaki-kaki. Sedangakn untuk meredam getaran dan memperlembut getaran di jalan bebatuan, ia juga menambahkan shock custom agar penumpang dapat duduk dengan nyaman meskipun jalanan berbatu.
Untuk desain Interior mobil, pada bagian jok depan menambahkan seatbelt Takata lalu pada bagian dasbor mobil ini dilengkapi aplikasi terbaru seperti Liquid Crystal Display (LCD). Sebuah layar sentuh yang dapat memonitor fungsi-fungsi mobil seperti, MPEG-1 layer-3 audio (MP3) dan MPEG-4 Part 14 (MP4), sistem audio, Digital Video Disc (DVD), hingga informasi tentang perawatan mobil. Selain itu juga menggunakan perangkat sebagai tambahan aplikasi untuk mendengar musik. Lalu lampu mobil juga diganti menggunakan lampu autovision.
"Aku suka pakai Toyota karena spare part murah dan gampang dicari. Bensin juga tak kalah iritnya dengan pabrikan lain, selain itu lebih murah harga per unitnya dibanding dengan mobil lain yang sekelas dengannya. Oleh karena itu juga kah kami sekeluarga pakai Toyota. Ayah pakai Fortuner, ibu pakai Yaris, aku pakai Vios, adikku Donny pakai Avanza Veloz dan adikku paling kecil dan masih sekolah pakai Kijang Innova yang diantar jemput oleh supir, " katanya mengakhiri. (cr6,tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/toyota-tipe-g-mt-d_20150508_154334.jpg)