Penutup Kepala Jokowi Tidak Benar Sesuai Budaya

Penutup kepala yang dikenakan oleh Presiden Joko Widodo saat acara Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba

Tayang:
Editor: Muhammad Tazli
Ist
Jokowi terlihat menggunakan penutup kepala menggunakan wig warna blonde, lihat aslinya orang batak mengenakan penutup kepala 

"Saat menghadiri karnaval presiden menggunakan ulos Ragidup Sirara yang biasa diperuntukkan bagi kaum bapak, pribadi yang terhormat atau raja," ujarnya di Media Center Karnaval, Balige , Minggu (21/8/2016)

Adapun yang merancang busana yang dikenakan oleh Jokowi tersebut dirancang oleh Edward Hutabarat. Busana ini mendapat kritik dari Rizaldi Siagian Dosen Etmusikologi, Universitas Sumatera Utara.

Seperti berita sebelumnya, gaya busana Presiden Joko Widodo menjadi perdebatan di dunia maya usai memakai penutup kepala yang aneh saat mengenakan pakaian adat Budaya Batak sub etnis Toba saat melakukan kunjungan di Tobasa, Sumut.

"Jokowi dengan tutup kepala gaya 'kontemporer' di Danau Toba sore ini," tulis Rizaldi Siagian di dalam akun Facebooknya.

Rizaldi yang kini menjadi dosen di Universitas Sumatera Utara (USU) jurusan Etnomusikologi mengaku selama melakukan penelitian budaya Batak tidak pernah melihat motif penutup kepala yang 'aneh' itu.

Bermaksud untuk menghormati Jokowi dengan memberikan kehormatan seperti raja Batak, justru panitia kedatangan presiden menyuguhkan gaya busana yang memalukan dan akhirnya di-bully oleh netizen.

"Masa orang batak mempermalukan presidennya sendiri di rumahnya," katanya.

Sementara itu Torang Sitorus kolektor kain tenun, termasuk tenun ulos Batak menyebut ikat kepala yang dipakai Jokowi masuk kategori 'aneh'.

Dia mengaku belum pernah melihat gaya ikat kepala yang digunakan Jokowi saat di Balige, Kabupaten Tobasa.

Katanya tidak seharusnya kepala negara mengenakan pakaian adat yang salah dari budaya Batak.

"Cara melipat kain/ikat kepalanya aneh, salah rumbainya harus keluar dri atas ke arah bawah," katanya di dalam akun media sosialnya.

Menurutnya kain yang dipakai Jokowi merupakan kaun ulos Pinuncaan dari Toba, bukan Ragidup. "Kelihatan dari motif ikat nya, motif Kepala /tumpal kain nya juga," katanya.(ryd/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved