Kematian Kim Jong Nam

Malaysia-Korea Utara Semakin Memanas, Usir Dubes Kang Chol

Pengusiran Dubes Korut ini adalah buntut memanasnya hubungan kedua negara setelah Kim Jong-nam, saudara dari pemimpin Korut, Kim Jong Un...

Editor: Abdi Tumanggor
REUTERS
Kim Jong-un memeriksa sub-unit kerja di bawah Satuan KPA 233, dalam foto yang dirilis di Pyongyang, 19 Januari 2017 lalu. Ia didampingi oleh sejumlah pejabat Korea Utara. 

Korea Selatan Tuduh Korea Utara Dalang Kematian Kim Jong-nam

Kim Jong-nam
Kim Jong-nam (NEW STRAITS TIMES/GETTY)

Intelijen Korea Selatan mengatakan bahwa kematian Kim Jong-nam di bandara Kuala Lumpur dua pekan lalu merupakan kasus "teror" pembunuhan yang diperintahkan langsung oleh sang adik tiri, pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un.

"Pembunuhan Kim Jong-nam merupakan tindakan teror sistematis yang diperintahkan oleh Kim Jong-un. Operasi dilaksanakan oleh dua kelompok pembunuh dan satu kelompok pendukung," ujar seorang anggota parlemen Korsel, Kim Byung-kee, setelah bertemu dengan pejabat intelijen.

Baca: Ahok Datang, Acara Maulid Nabi di Asrama Aceh Foba Bubar

Baca: Retno Marsudi Akan Pimpin KTT IORA Bersama Menlu Perempuan Australia dan Afrika Selatan

Sebagaimana dilansir dari CNN, Byung-kee kemudian menjabarkan, Jong-un menunjuk Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Keamanan Nasional untuk melaksanakan tugas ini.

Kedua kementerian itu merekrut dua orang perempuan, Siti Aisyah warga negara Indonesia, dan Doan Thi Huong warga negara Vietnam untuk melaksanakan operasi pembunuhan.

Byung-kee mengatakan, kedua perempuan itu direkrut oleh dua kelompok berbeda. Kelompok pertama, terdiri dari anggota Kementerian Keamanan Negara Korea Utara, Ri Jae-nam, dan pejabat Kementerian Luar Negeri, Ri Ji-hyon. Mereka merekrut Doan Thi Huong.

Kedutaan Besar Korea Utara di Kuala Lumpur
Kedutaan Besar Korea Utara di Kuala Lumpur

Kelompok kedua, terdiri dari anggota Kementerian Keamanan Negara Korea Utara, O Jong-gil, dan satu perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Hong Song Hac, merekrut Siti Aisyah.

Kedua kelompok ini bekerja terpisah. Mereka kemudian bertemu di Malaysia untuk menjalankan aksinya.

Baca: Aksi Seribu Lilin untuk Aldi Sibarani di Humbang Hasundutan

Baca: Dua Kader PKS Sangkal Terima Dana e-KTP

Untuk memuluskan rencana ini, kedua kelompok itu dibantu oleh kelompok pendukung, yang terdiri dari seorang diplomat dari Kedutaan Besar Korea Utara di Kuala Lumpur dan satu staf maskapai penerbangan Koryo.

Siti Aisyah ditahan polisi Malaysia
Siti Aisyah ditahan polisi Malaysia. 

Mereka pun menjalankan aksinya pada 12 Februari lalu. Jong-nam tewas, diduga karena disemprot racun oleh kedua perempuan yang direkrut. Mereka membekap wajah Jong-nam di bandara Kuala Lumpur saat sedang menunggu penerbangan menuju Macau, China.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved