Dijual Bugatti Chiron, Harganya Setara 450 Unit Xpander, Rp 90 Miliar!
"Sebenarnya harga asli tidak segitu, tapi karena bea masuk dan biaya pengiriman jadi ada di angka 6,5 juta dollar AS," jelas Rudy.
TRIBUN-MEDAN.com - Prestige Image Motorcars yang dikenal sebagai importir umum (IU) mobil-mobil berkelas premium, kembali membuat gebrakan. Kali ini Prestige membuka pemesanan buat yang berminat membeli hypercar Bugatti Chiron.
Ini ditandai dengan hadirnya satu unit Bugatti Veyron yang dipajang buat menandakan bahwa Prestige mulai menjual Bugatti.
Veyron tersebut menjadi jembatan bahwa Prestige ditunjuk menjadi partner kerja sama salah satu showroom resmi Bugatti yang ada di London, Inggris.
"Kita tidak menjual Veyron ini, tapi akan menawarkan Chiron. Bisa pesan sekarang, karena memang unitnya terbatas hanya dibuat 500 unit untuk seluruh dunia," jelas Rudy Salim, Presiden Direktur Prestige Image Motorcars, Rabu (31/1/2018).

Bugatti Chiron, suksesor Bugatti Veyron sebagai mobil terkencang dan termewah di dunia.
Mengenai harga, Rudy menjelaskan, setelah kena bea masuk dan lainnya, Chiron ini dibanderol 6,5 juta dollar AS atau setara dengan Rp 85,5 miliar. Bila ditambah dengan pajak maka menyentuh Rp 90 miliar.
"Sebenarnya harga asli tidak segitu, tapi karena bea masuk dan biaya pengiriman jadi ada di angka 6,5 juta dollar AS," jelas Rudy.
Bila disetarakan satu unit Chiron dengan harga mobil reguler di Indonesia seperti low MPV Mistubishi Xpander yang dijual di kisaran Rp 200 juta, maka satu Chiron bisa dapat 450 unit Xpander.
Chiron sempat dikabarkan sudah habis terjual, tapi itu bukan retail, melainkan wholesales atau dari pabrikan ke diler. Jadi Chiron masih tersedia di showroom resmi Bugatti.
Dalam hal ini, Prestige bekerja sama dengan perwakilan Bugatti di London, Inggris.
Bugatti Chiron memegang rekor mobil produksi tercepat bersama Koenigsegg Regera yang sama-sama diklaim menembus angka 420 km/jam.
Bisa dipacu 420 km/jam.

Bugatti Chiron
Ketika 500 Bugatti Chirons ke luar dari pabriknya di Molsheim, pembeli akan bisa mengetahui tiga hal.
Ketiganya adalah: tenaga terkuat, tercepat dari semua yang beroda empat, dan paling eksklusif. Bagi Bugatti, itulah yang tepat.
Dan memang mesinnya amat kuat: dengan berat 2 ton lebih -jika tangki bensin penuh- sumber tenaga Bugatti berupa mesin turbo 8 liter W16 bisa memacunya hingga mencapai kecepatan 261 mil/jam atau 420 km/jam.
Pada setiap roda dilengkapi tiga saluran udara yang difungsikan untuk mendinginkan rem.
Sama sepertinya pendahulunya, Veyron, Chiron juga memakai sistem empat gardan atau keempat menjadi penggerak mobil.
Bugatti, yang kini masuk dalam grup otomotif Jerman Volkswagen, mengklaim Chiron bisa digenjot dari kecepatan nol ke 100 km/jam hanya dalam waktu 2,5 detik, sementara dari nol ke 300 km/jam bisa ditempuh dalam waktu 13,5 detik.
Dalam keadaan normal para pemilik harus menghidupkan fitur pembatas kecepatan (speed limiter) agar tak tergoda memacu kendaraan di jalanan yang ramai.
Diproduksi terbatas
Kalau situasi memungkinkan –dan siapa yang tak tergoda memacu mobil monster ini- fitur tersebut bisa dimatikan yang membuat Chiron bisa menembus kecepatan 270 mil/jam atau 434,5 km/jam.
Dengan kemampuan seperti ini, tak berlebihan model Bugatti ini diberi nama Chiron, yang diambil dari nama pembalap Perancis, Louis Chiron, yang tampil di berbagai Grand Prix pada 1940-an.

Mobil buatan Bugatti termasuk mobil paling mahal di dunia/BUGATTI.
Bugatti memang identik dengan mobil berkecepatan tinggi dengan produksi mobil balap Type 35 sekitar 90 tahun lalu.
Dalam rentang hampir satu abad, mobil Bugatti mengalami evolusi, dari mobil dengan 130 tenaga kuda menjadi monster modern dengan kekuatan 1.500 tenaga kuda.
Tapi apakah grup Volkswagen, yang memproduksi mobil sehari-hari, memerlukan mobil halo atau yang dirancang khusus dan terbatas.
Chiron -dan pendahulunya, Veyron- memberi kepada perusahaan sebuah pelantar untuk mengeksplorasi dan mengkaji maeri dan teknologi canggih, mulai dari teknologi ban, strategi manajemen bahan bakar, aerodinamika landasan, maupun sistem perlindungan penumpang. Pengembangan materi dan teknologi itu akan berperan dalam masa depan mobil sehari-hari.
Meski dibuat dalam jumlah yang sangat terbatas, tak diragukan lagi pengaruh Bugatti bagi dunia otomatif jelas tidak kecil.
Bugatti Veyron tidak dijual
Rudy menjelaskan, pihaknya tidak bisa menjual Veyron karena ada regulasi yang mengatur soal kendaraan mewah yang diimpor dari negara lain.
Akhirnya, Veyron tersebut hanya akan mengisi ruang pamer Prestige yang berada di Pluit, Jakarta Utara.
"Tidak bisa dijual karena maksimal mobil yang diimpor berusia dua tahun. Veyron ini sudah berusia lebih dari dua tahun, jadi tidak bisa dijual, meskipun nanti ada yang mau membelinya. Bila ada yang tertarik, kami akan mengarahkan ke Chiron.''
Prestige Image memang dikenal sebagai IU yang sering membawa mobil-mobil mewah dan supercar ke Indonesia. Tahun lalu Prestige sempat memperkenalkan Tesla Model X, Roll Royce Phantom Metropolitan Collection dan Lamborghini Huracan Performante.
Meskipun lawas, Bugatti Veyron masih berstatus sebagai salah satu mobil tercepat di dunia. Menggendong mesin W16 berkapasitas 8,0 liter, mampu memuntahkan tenaga 1001 PS pada 6.000 RPM dengan torsi puncak 1.250 Nm pada putaran 2.500-5.500 Nm. Top speed menembus 407 kpj, dengan kemampuan akselerasi 0-100 kpj hanya dalam 2,5 detik.

Ruang kemudi Bugatti Veyron
Ada yang menarik di balik hadirnya satu unit Bugatti Veyron ke Indonesia, yang dibawa oleh importir umum (IU) Prestige Image Motorcars, dari London, Inggris.
Banyaknya regulasi terkait pengiriman barang, membuat hypercar tersebut sulit untuk mencapai ke Tanah Air.
Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, Veyron ini berstatus tidak dijual dan hanya akan menjadi pajangan di diler Prestige Image.
Rudy menceritakan, proses kedatangan Veyron ini banyak cerita serunya.
"Biayanya cukup besar, contohnya saat ingin dikirim bensin di dalam tangki harus kosong. Saya bilang, hidupkan saja mesinnya nanti juga habis, ternyata tidak boleh karena bisa overheat. Akhirnya harus dikuras dan kena biaya 2.000 dollar AS (Rp 26 juta)," jelas Rudy .
Setelah sampai di Indonesia, Veyron tersebut sempat tertahan di pelabuhan karena alasan administrasi. Singkat cerita mobil hiper itu bisa sampai di showroom Prestige di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Akan tetapi, saat sampai ternyata mesin tidak mau hidup.
"Sempat mogok, mesin tidak mau hidup. Ternyata accu-nya rusak, kami tidak berani main jumper accu seperti mobil biasa. Akhirnya kontak mekanik Bugatti di London, mereka menjelaskan secara detail, dan mesin pun hidup," jelas Rudy.

Bugatti Veyron dipajang di showroom Prestige Image
Untuk urusan servis, Bugatti punya cara sendiri buat perawatan mobil mahal ini. Rudy menjelaskan, Bugatti punya sistem yang namanya "flying doctor". Artinya Bugatti akan menerbangkan mekanik langsung dari perwakilan Bugatti di London untuk melakukan perawatan.
"Jadi bisa dibayangkan berapa biaya perawatan jika punya Bugatti, mekaniknya saja langsung dikirim dari Inggris. Sangat profesional sekali, karena memang unitnya juga terbatas, tidak seperti mobil yang dijual umum yang tinggal datang ke bengkel," ujar Rudy.
ADITYA MAULANA
Artikel ini diambil dari kompas.com berjudul: Beli 1 Unit Bugatti Chiron, Bisa Dapat 450 Unit Xpander
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bugatti-chiron_20180120_163120.jpg)