Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis Bantu Pengobatan Surya Dharma, Bayi Pengidap Syndrom Nefrotik

Seperti diketahui sebelumnya, sejak usia 1 tahun 8 bulan, oleh paramedis, Surya dinyatakan mengidap penyakit kelainan ginjal (syndrom nefrotik).sum

Tayang:
TRIBUN MEDAN / Polres Pelabuhan Belawan
Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis Bantu Pengobatan Surya Dharma, Bayi Pengidap Syndrom Nefrotik. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mendatangi kediaman Surya dan membawanya untuk berobat, Minggu (7/7/2019). 

Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis Bantu Pengobatan Surya Dharma, Bayi Pengidap Syndrom Nefrotik

TRIBUN-MEDAN.com-Surya Dharma Wirayudha, bayi yang mengidap penyakit kelainan ginjal atau Syndrom Nefrotik akhirnya mendapat perawatan medis.

Seperti diketahui sebelumnya, sejak usia 1 tahun 8 bulan, oleh paramedis, Surya dinyatakan mengidap penyakit kelainan ginjal (syndrom nefrotik).

Kondisi tubuhnya membengkak, perut membesar dan acap nangis menahankan rasa sakit yang dideritanya.

Supriadi selaku orangtua dari Surya mengaku dirinya tak mampu untuk membiayai perobatan anaknya, apalagi kartu peserta BPJS Kesehatan yang sedang dalam proses pengurusan.

"Beberapa hari lalu, anak saya dirawat di RSU Dr Pirngadi Medan dan kemudian dirujuk ke RSU H Adam Malik namun tidak bisa dirawat di RSU H Adam Malik karena tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) sehingga Supriadi memilih merawat anaknya di rumah," katanya.

Sedangkan biaya perawatan, Supriadi mengaku hanya berharap bantuan dana dari para dermawan yang datang ke rumahnya.

"Mau dibawa berobat ke rumah sakit, kami tak punya biaya. Penghasilanku Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu perhari dan cukup hanya untuk biaya hidup sehari-hari saja," kata Supriadi yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan dan numpang tinggal di rumah neneknya.

Baca: Istri Ketahuan Selingkuh, Pradip Bunuh Istri dan 3 Anaknya Lalu Bunuh Diri

Baca: CERITA Sutopo Down setelah Divonis Idap Kanker hingga Bangkit lagi, tak Jadi Mundur dari BNPB

Baca: Titi Gantung: Jembatan Peninggalan Belanda yang Dibangun pada 1885

Baca: Ilham Fathoni jadi Pencetak Gol Terbanyak PSMS Medan, Anggap Gol jadi Hadiah Kemenangan Semata

Supriadi menuturkan, anak keduanya itu mengalami ganguan kelainan ginjal sejak dilahirkan namun baru diketahui sejak Surya berusia 1 tahun 8 bulan.

"Perutnya membesar dan kedua tangan dan kakinya membengkak. Terkadang Surya menangis pada siang atau malam hari karena menahankan rasa sakitnya," cerita Supriadi.

Baca: LIVE STREAMING Brasil vs Peru Siaran Langsung Final Copa America 2019, Prediksi Peru vs Brasil

Baca: Peserta Tour De Bhayangkara Polda Sumut Meninggal Dunia Diduga Kelelahan, Sempat Beristirahat di Pos

Baca: VIDEO: Suara Riuh Warga saat Melihat Ahok Menjajal MRT Jakarta

Dijelaskan Supriadi, sejak anaknya menderita kelainan ginjal dan kesulitan biaya perobatan, pihak kelurahan dan kecamatan atau Dinas Kesehatan Pemko Medan belum pernah menjenguknya apalagi memberikan bantuan.

"Selama ini saya hanya mengharapkan bantuan dari dermawan yang datang ke rumah. Bantuan dana yang saya terima selama ini digunakan untuk biaya perobatan saja," katanya.

Setelah kabar penderitaan Surya beredar, akhirnya doa kedua orangtua Surya telah diijabah.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis beserta jajarannya mendatangi rumah pasangan Supriadi (28) dan Sheren Suzana (24), selaku orangtua dari Surya di Jalan Pulau Sicanang Blok B Kelurahan Secanang Kecamatan Medan Belawan.

Baca: Pelatih PSMS Minta Mohammadou Al Hadji Lebih Kalem dan Tak Marahi Lagi Teman-temannya

Baca: Sempat Penuhi Permintaan Terakhir, Raisa Ungkap Kesedihan Meninggalnya Humas BNPB Sutopo,

Baca: Rahmadi, Pria Tertinggi Kelahiran Sumatera Utara, Tubuhnya Kerap Curi Perhatian Warga Sekitar. .

Kedatangan orang nomor satu di Polres Pelabuhan Belawan beserta jajaran tersebut bertujuan untuk membantu biaya pengobatan Surya yang menderita Syndrom Nefrotik.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved