Ini Keistimewaan jadi Driver Prioritas yang Bikin Iri Driver Lain, Mendapatkannya Susah Minta Ampun
Jadi, gagu dalam hal ini adalah akun driver membisu seolah tidak aktif padahal pengemudi selalu stand by untuk mendapatkan order.
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Ini Keistimewaan jadi Driver Prioritas yang Bikin Iri Driver Lain, Mendapatkannya Susah Minta Ampun
TRIBUN-MEDAN.com -Ini Keistimewaan jadi Driver Prioritas yang Bikin Iri Driver Lain, Mendapatkannya Susah Minta Ampun.
Order prioritas terhadap beberapa driver Gojek, tampaknya menjadi polemik panjang dan harus diselesaikan secara bijaksana oleh pihak Gojek.
Hal itu harus dan wajib dilakukan, agar para driver yang sudah setia bekerja kepada Gojek, tak berpindah ke lain hati dan memilih meninggalkan Gojek, salah satu perusahaan nasional yang cukup dibanggakan.
Polemik yang terjadi saat ini, dimana para driver yang tidak mendapat prioritas menjadi akun gagu, yaitu suatu kondisi di mana akun pengemudi online jarang sekali mendapat orderan.
Hal itu berlangsung tidak hanya dalam waktu beberapa jam, namun bisa sampai berhari-hari, hingga hitungan pekan.
Jadi, gagu dalam hal ini adalah akun driver membisu seolah tidak aktif padahal pengemudi selalu stand by untuk mendapatkan order.
Baca: Reaksi Wiranto Digugat Kivlan Zen soal Pam Swakarsa Tahun 1998; Gampang Itu. .
Baca: Rizki Pratama cuma Dapat Rp 15 Ribu Per Hari karena Gojek Terapkan Sistem Prioritas
Baca: Aditya Pranata Dikawal Polisi dan Menangkup Tangan usai Berikan Keterangan ke Demonstran
Baca: Hebat, Mampu Temukan Obat Penyembuh Kanker, Tiga Pelajar SMAN 2 Palangkaraya Diakui Dunia
Baca: Bikin Gemes, Lihat Potret Terbaru Bayi Kembar Adam dan Malik Pascaoperasi di RSUP Adam Malik
Salah seorang driver Gojek berinisial P, mengatakan bahwa mereka yang mendapatkan order prioritas bisa menyelesaikan order harian (game) lebih awal.
Ada beberapa driver yang tidak mendapatkan game dan bonus. Tapi ada beberapa driver pukul 19.00-20.00 WIB sudah tutup poin.
Baca: Mikail Peroleh Suara Terbesar di Deliserdang, Caleg Terpilih Suara Paling Kecil Bisa Jadi Ketua DPRD
Baca: VIDEO Lengkap Live Facebook Sitanggang Parsamosir, Bakar Banyak Uang Rp 50 ribu dan lainnya. .
Baca: Sah, KPU Deliserdang Tetapkan 50 Nama Anggota DPRD Deliserdang Terpilih, Ini Nama-namanya
Untuk mencapai target, driver harus mengumpulkan 10, 16, 22, 28, dan 34 poin. Kalau tidak prioritas 10 poin saja sudah susah mendapatkannya.
"Driver prioritas itu biasanya dia memulai dari pagi dan dia hanya driver saja. Jadi kalau selama sehari atau dua hari tidak kerja, maka statusnya akan menjadi gagu kembali," kata driver berinisial P di depan Kantor Gojek, Selasa (13/8/2019).
Baca: Hari Perhubungan Nasional, 200 Rambu Lalu Lintas di Sumut Dibersihkan
Baca: Ini Sosok Polisi yang Menerima Piagam Penghargaan dari Kapolrestabes Medan karena Berprestasi
Ia menuturkan bahwa agar menjadi driver prioritas harus bekerja full selama sebulan. Jadi, seakan-akan driver dipaksa harus tiap hari bekerja dan minimal satu hari off.
"Untuk mendapatkan prioritas harus bekerja dari pagi sampai malam hingga tutup 34 poin. Rincian poin, untuk Food 1,5 poin, GO Send 1,5 poin, Go Ride 1 poin," tuturnya.
"Seorang driver bisa mendapatkan status prioritas apabila performanya stabil 100 persen dan tidak boleh dibawahnya," sambungnya.
Baca: Polisi Buru Pelaku yang Tega Membully Seorang Kakek, Videonya Viral Diikat dan Didorong
Baca: Mahasiswi Meninggal Terseret Ombak saat Menikmati Matahari Terbit di Pantai
P menjelaskan syarat utama agar bisa menjadi driver berstatus prioritas adalah semua order wajib dia ambil meskipun itu jauh jaraknya. Driver tidak boleh pilih-pilih order dan tidak boleh cancel order. Mau dia order fiktif (Opik) atau apapun harus dikerjakan. Karena kalau di cancel maka dia akan kembali dalam sistem gagu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/driver-gojek-menentang-kebijakan-order-prioritas.jpg)