Breaking News:

Arab Saudi Putuskan Gelar Haji Terbatas. Itupun hanya untuk Warga Negara Arab Saudi dan Ekspatriat

Pemerintah Arab Saudi akhirnya memutuskan skema kuota terbatas pada pelaksanaan haji tahun 2021 ini. Skemanya sama seperti tahun lalu

Editor: Perdata O Ginting S
Humas Kemenag RI
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas 

MEDAN-TRIBUN.com, JAKARTA  - Pemerintah Arab Saudi akhirnya memutuskan skema kuota terbatas pada pelaksanaan haji tahun 2021 ini. Skemanya sama seperti tahun lalu.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menilai keputusan Pemerintah Arab Saudi didasarkan pada keselamatan jemaah.

Skema haji 1442 Hijriah atau 2021 Masehi hanya untuk warga negara Arab Saudi dan warga negara asing atau ekspatriat yang ada di negara itu.

"Pemerintah Saudi mengumumkan haji hanya dibuka untuk domestik dan ekspatriat saja. Pertimbangnnya keselamatan dan keamanan jemaah dari ancaman Covid-19 yang belum reda. Sebagaimana Pemerintah RI, keselamatan dan keamanan jemaah, selalu menjadi pertimbangan utama," kata  Yaqut, Sabtu (12/6).

Tarik Pelunasan Haji tak Hilangkan Status Calon Jemaah

Daftar Tunggu Haji Sumut Jadi 20 Tahun

Kerajaan Arab Saudi akhirnya memutuskan pelaksanaan haji 2021 ini terbatas hanya untuk jemaah di dalam negeri, yakni, warga negara Arab Saudi maupun ekspatriat.

Dilansir dari laman Arabnews, Kementerian Haji dan Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan bahwa hanya 60 ribu jemaah dari dalam negeri.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona di negara Petrodolar tersebut.

Penyelenggaraan ibadah haji akan dimulai pada pertengahan Juli. Dilansir dari Arabnews, para jemaah yang mengikuti haji dibatasi hanya untuk orang yang tidak memiliki penyakit kronis.

Baca juga: Amanda Manopo Santai Nyetir Mobil Pakai Jaket Pelangi, Sempat Dikira Pinjam dari Asistennya

Baca juga: Polda Sumut Sasar 55 Titik Operasi Premanisme dan Pungli, Amankan Puluhan Orang

Serta hanya untuk jemaah berumur 18 hingga 65 tahun.

Pemerintah Arab Saudi juga mewajibkan jemaah divaksin dengan vaksin yang telah ditetapkan. Para jemaah harus telah divaksin penuh atau yang telah divaksin minimal 14 hari sebelumnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved