Wakli Ketua DPRD Medan Janji Bongkar Kebobrokan RSUD Pirngadi saat RDP

Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala mengatakan pada Senin (14/6/2021) dia akan mengirim surat ke RSUD Pirngadi untuk segera diadakan RDP

Tayang:
Editor: Array A Argus
Tribun Medan / Hendrik
Bendahara Fraksi PKS DPRD Medan, Ustaz Rajudin Sagala di Lantai IV DPRD Medan, Selasa (2/5/2017). (Tribun Medan / Hendrik) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Wakil Ketua DPRD Kota Medan Rajudin Sagala berjanji bongkar kebobrokan RSUD Pirngadi Medan.

Hal itu disampaikan Rajudin Sagal ketika ditanya mengenai kasus bayi yang diduga dicovidkan RSUD Pirngadi Medan belum lama ini.

Kata Rajudin Sagala, Senin (14/6/2021) nanti dia akan mengirim surat ke RSUD Pirngadi untuk segera mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) menyangkut kebobrokan RSUD Pirngadi Medan.

Baca juga: Rajudin Sagala Ungkap Bayi Diduga Dicovidkan RSUD Pirngadi Gagal Dioperasi karena Tak Ada Dokter

"Ya, itu (surat) untuk menanggapi beberapa keluhan masyarakat. Utamanya untuk kasus bayi yang diduga dicovidkan RSUD Pringadi," kata Rajudin Sagala, Minggu (13/6/2021). 

Rajudin Sagala menjelaskan, dalam RDO nanti pihaknya akan membicarakan seluruh kasus yang pernah terjadi di RSUD Pringadi. 

Menurutnya ada banyak persoalan yang harus diusut tuntas, termasuk kasus yang belum terekspose dan baru beberapa hari ini melapor ke pihaknya. 

"Jadi sudah banyak juga warga yang mengalami persoalan serupa dengan korban sebelumnya. Umunya soal layanan medis yang buruk," sebutnya. 

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala Kumpul Informasi Soal Keluhan pada RSUD Pirngadi

Contohnya, kata Rajudin Sagala, ada yang masih sakit tapi disuruh pulang.

"Soal tabung gas oksigen kosong juga akan dibicarakan," lanjutnya. 

Dia mengaku ada puluhan warga yang juga mengeluh soal pelayanan RSUD Pirngadi.

Harapnya, RSUD Pirngadi dapat berbenah dan memperbaiki kualitasnya. 

"Karena itu kan ikon Kota Medan. Sayang sekali sampai menjadi buruk di mata masyarakat kita," tandasnya. 

Baca juga: Bobby Nasution Bela RSUD Pirngadi, Sebut Staf Cari Infus untuk Bayi Khayra ke Seluruh Medan

Diketahui, RSUD Pirngadi Medan berkali-kali menjadi sorotan masyarakat karena buruknya pelayanan yang diberikan kepada pasien.

Ada dua kasus menonjol dalam waktu berdekatan yang sempat bikin heboh.

Kasus pertama menyangkut meninggalnya pasien karena diduga kosongnya tabung oksigen.

Kemudian kasus bayi diduga dicovidkan saat akan menjalani operasi saluran pencernaan. (cr8/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved