Seruan Tutup TPL Makin Berkobar, Kini Togu Simorangkir Cs Aksi Jalan Kaki ke Jakarta
Empat orang melakukan aksi jalan kaki ke Jakarta. Mereka ingin bertemu Presiden Jokowi dan menyampaikan tuntutan agar TPL segera ditutup.
"Berdasarkan investigasi Komite Giereja cdan Masyarakat (KGiM) HKBP dengan mitranya atas rentetan peristiwa tersebut, kami mempelajari bahwa banjir-banjir bandang ini memiliki kaitan yang erat dengam aktivitas penebangan hutan di Sitahoan dan kawasan hutan Sibatuloting," ujar orang nomor 1 di lingkup Jemaat Gereja HKBP tersebut.
"Baik untuk kepentingan hutan tanaman industri (penanaman eucalyptus), pemanfaatan kayu dan hasil hutan oleh para pengusaha lokal, ditambah oleh aktivitas pertanian masyarakat dalam skala yang jauh lebih kecil. Di Sualan sampai Tanjung Dolok, Parapat, terdapat sejumlah aliran sungai yang sumber airnya berasal dari Sitahoan dan Kawasan lutan Sibatuloting," tambahnya lagi.
Baca juga: BREAKING NEWS Ephorus HKBP Pdt Robinson Menentang Keras Pengubahan Hutan jadi Lahan Eucalyptus
Kini, kata Ephorus, bila hujan deras terjadi, sungai-sungai kecil ini akan meluap dan membawa material lumpur dan bebatuan yang sangat mengancam.
Seperti yang sudah terjadi berulang-ulang, jika degradasi hutan terus berlangsung, banjir bandang di kawasan ini akan semakin sering terjadi.
"Menjaga kelestarian lingkungan hidup dan hutan yang berkesinambungan adalah panggilan kita sebagai warga gereja. HKBP mendesak pemerintah pusat dan daerah, swasta, serta masyarakat agar sesegera mungkin melakukan langkah-angkah konkret untuk menyelamatkan lingkungan hidup dan hutan di sekitar Danau Toba,” ujarnya.
(Tribun-medan.com)