Kedai Tok Awang
Makin Dekat ke Jalan Pulang
SATU cita-cita besar Inggris yang sampai sekarang belum kesampaian adalah memulangkan sepak bola ke “tanah airnya”.
Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: Randy P.F Hutagaol
“Terutama pas lawan Jerman. Pernah mamak nonton film tai-chi? Nah, Southgate pake jurus itu. Sengaja dibikinnya lambat main Inggris. Dibiarin orang itu Jerman nyerang. Jerman ngerasa mereka di atas angin, enggak sadar justru sedang kepancing. Cerdik itu, Mak. Masih tak mamak akui jugak?”
Inggris menyingkirkan Jerman secara tegas dan terukur.
Gareth Southgate memberi bukti dia mampu meracik strategi mumpuni.
Mampu memberi porsi tugas yang pas dan berdaya tohok maksimal kepada pemain-pemainnya.
Maka seharusnya tidak ada masalah bagi Inggris dalam menghadapi Ukraina di laga Perempat Final Euro 2020 nanti.
Ukraina yang kini dilatih legenda mereka Andriy Shevchenko secara umum boleh dibilang tak lebih baik dari Jerman.
Tidak terlalu istimewa. Sebagaimana gaya permainan negara-negara pecahan Soviet lain, Ukraina mengandalkan fisik dan kecepatan, dengan serangan-serangan dari sayap yang tajam.
“Tapi kalok enggak hati-hati bisa rusak Inggris ini. Tengok, lah, Swedia kemarin. Sakit kali kalahnya. Menit 120, sikit lagi mau habis perpanjangan waktu, eh, bobol,” kata Sudung.
Tok Awang yang baru saja mengantarkan pesanan para calon pelamar CPNS ikut nimbrung.
“Southgate harus wanti-wanti dua bek sayapnya. Luke Shaw, sama siapa namanya itu? Trippier, ya? Jangan ke-soor-an naik, overlapping, pulangnya nunggu becak. Ngeri-ngeri kali umpan silang pemain Ukraina itu soalnya. Gol kedua ke gawang Swedia, kelen tengok, lah. Bebelok bolanya kayak Marquez ngelibas tikungan. Kalok enggak hati-hati, Southgate enggak bisa antisipasi, ya, siap-siap, lah, Inggris-nya aja yang coming home. Yang pulang. Football-nya enggak,” katanya.
Dari meja seberang, Ocik Nensi yang sedang berselancar di TikTok bersama Tante Sela, menyeletuk dengan nada suara kencang.
“Teringatnya, kok, enggak pernah kelihatan lagi Si Marquez di Timnas Spanyol? Semalam pun tak main, kan? Sedang cedera atau udah pensiun dia?”
Sudung langsung menyambung.
“Udah pensiun, lah, Cik. Ke mana aja, Ocik, sampek bisa enggak tahu berita besar. Barengan Michael Jordan waktu itu pensiunnya.”
“Eh, Jangan kau tokoh-tokohi aku, ya, Sudung. Michael Jordan pulak kau bilang. Kau pikir aku enggak tahu dia pemain golf.”
(t agus khaidir)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/inggris-vs-ukraina_harry-kane_perempat-final-euro-2020.jpg)