Breaking News:

Berita Medan

Sejumlah Sekolah Kerap Didapati Parkir Berlapis Hingga Bikin Kemacetan, Begini Respon Bobby Nasution

Wali Kota Medan Bobby Nasution meminta pihak sekolah maupun kampus menyediakan tempat khusus untuk kendaraan penjemput siswa atau pun mahasiswa.

TRIBUN MEDAN/ANISA RAHMADANI
Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat diwawancarai, Kamis (15/9/2022) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution meminta pihak sekolah maupun kampus menyediakan tempat khusus untuk kendaraan penjemput siswa atau pun mahasiswa.

Pasalnya, di depan sejumlah sekolah atau pun kampus pada jam-jam tertentu kerap terjadi kemacetan akibat adanya kendaraan yang parkir berlapis.

Seperti yang diutarakan Kepala Bidang Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan Nikmal yang menyatakan bahwa ada tiga titik jalan di Medan yang kedapatan sering memberlakukan parkir berlapis, seiring mulai berjalannya pembelajaran tatap muka 100 persen di sekolah. 

Baca juga: Nekat Lakukan Parkir Berlapis, Siap-Siap Ban Kendaraan Anda Digembosi Hingga Diderek Petugas Dishub

"Tentunya kita sampaikan kepada pihak sekolah harusnya untuk drop off ataupun penjemputan maunya di sediakan oleh pihak sekolah," tegas Bobby Nasution, Kamis (15/9/2022).

Menurut Bobby Nasution, seharusnya tempat parkir dan tempat mengantar atau menjemput anak sekolah harus dibuat berbeda.

"Harusnya ada tempat Drop Off-nya. Apalagi ini anak-anak ya, sangat beresiko kalau parkirnya di tengah jalan, anak-anak bisa berbahaya,"jelasnya. 

Untuk itu, Kata Bobby, ia akan meminta kepada seluruh sekolah yang tepat berada di pinggir jalan agar menyediakan tempat khusus untuk mengantar dan menjemput siswa, sehingga tidak sampai mengganggu arus lalu lintas.

"Tapi Drop Off ini ada waktunya, jangan pula ngetem di situ supirnya. Nah ini yang mungkin butuh sosialisasi dari Dishub ke sekolah-sekolah," jelasnya. 

"Yang pasti di edukasi kan jam pulang sekolah anaknya agar para yang jemput tidak menunggu terlalu lama yang mengakibatkan yang jemput parkir terlalu lama," tambahnya.

Baca juga: Wali Kota Medan Mengamuk ke Preman Soal Parkir Berlapis, Dishub: Jukir Liar Itu

Menurut Bobby, di Kota Medan banyak orang tua yang sudah memarkirkan kendaraannya di depan sekolah satu jam sebelum jam belajar usai. Tentunya hal tersebut akan menimbulkan kemacetan lalu lintas. 

Ke depan menantu Presiden Joko Widodo ini tak ingin hal serupa terulang. Dan pihak sekolah harus bisa menyosialisasikan terhadap orang tua maupun kendaraan penjemput siswa.

"Kebanyakan ini anaknya pulang jam 12 yang jemput sudah nunggu dari jam 11 dan ngetem di depan sekolah ini yang buat kemacetan terjadi," tukasnya.

(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved