Penyelundupan Ganja
Pengakuan Mawardi, Pembawa 1,3 Ton Ganja di Simpang Pos Medan: Untuk Biaya Berobat Orangtua Stroke
Mawardi, sopir mobil box pembawa 1,3 ton ganja kering pasrah ketika ditangkap petugas Polrestabes Medan
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Mawardi, sopir mobil box bernomor polisi BL 8237 HC, yang membawa 1,3 ton ganja kering cuma bisa pasrah setelah ditangkap petugas Sat Res Narkoba Polrestabes Medan.
Mawardi ditangkap polisi ketika berada di Simpang Pos, Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, Senin (12/12/2022) malam.
Ketika diinterogasi Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa tatareda, Mawardi mengaku berasal dari Kecamatan Perangun, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh.
Baca juga: Unit Reskrim Polsek Binjai Timur Temukan Ganja Kering dari Buronan Penggelapan Sepeda Motor
Baca juga: Kapolrestabes Medan Musnahkan 84 Kg Ganja Kering Pengungkapan September-Oktober Dengan 9 Tersangka
Ia berangkat dari Perangun bersama temannya bernama Bayu, yang berhasil melarikan diri.
"Saya dari Perangun pak," katanya dengan kedua tangan diborgol, Senin malam.
Mawardi mengatakan, dia berangkat dari Perangun pada pukul 04.00 WIB.
Sesampainya di Kota Medan, Mawardi mengaku disuruh oleh Bayu menuju ke SPBU Pertamina yang ada di sekitar Asrama Haji, Medan, Jalan AH Nasution.
Baca juga: Edarkan 5,2 Kg Ganja Kering, Dua Pemuda Ditangkap Narkoba Polres Tapteng di Pandan
Sementara itu, rekannya bernama Bayu turun di satu Indomaret yang tak jauh dari lokasi penangkapan.
"Tadi dikasihnya uang Rp 2 juta," kata Mawardi.
Dia mengatakan, bahwa baru kali ini membawa ganja kering ke Kota Medan.
Sebelumnya, Mawardi cuma bekerja sebagai sopir angkutan penumpang.
"Biasanya bawa penumpang saja," kata Mawardi.
Baca juga: Simpan 700 Gram Ganja Kering, WSS Ditangkap saat Menunggu Pembeli
Hendak dipasok ke Jakarta
Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa Tatareda mengatakan, dugaan sementara ganja kering ini akan dipasok ke Jakarta.
Nantinya, ganja kering ini akan tetap dibawa melalui jalur darat menggunakan mobil box tersebut.
Sialnya, belum lagi sempat berangkat ke Jakarta, Mawardi sudah keburu ditangkap.