Berita Viral

Ini Alasan Bupati Copot Dani Hamdani dari Jabatan Kepala BKPSDM Buntut Laporan Husein Soal Pungli

Usai viral mengintimidasi Husein Ali guru PNS yang bongkar praktik pungli, Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani dinonaktifkan sementara

|
HO
Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani menjadi viral lantaran menghujat Husein Ali yang membongkar praktik pungli PNS.  

Hasil klarifikasi kepada pihak terkait, Jeje mendapat laporan tentang terjadinya kesepakatan di antara peserta Latsar CPNS.

"Biasanya kita kalau mau ambil keputusan yang bukan sifatnya instruksional, kan harus rembukan. Oleh karena itu (pungli) masih sumir, maka saya buat tim khusus dengan kordinatornya wakil bupati, sekda (sekretaris daerah), dan asda (asisten daerah)," kata Jeje.

Baca juga: Tak Tahu Tempat, Dua Remaja Terekam Kamera Warga sedang Berbuat Mesum di Kuburan

Baca juga: KPK Sebut 700 Pejabat Polri Belum Laporkan Harta Kekayaan, Irwasum Janji Akan Bereskan Anggota

Ia menyebut tim tersebut diberi waktu sampai Selasa (16/5/2023) untuk membuat keputusan.

"Sambil itu jalan agar punya keleluasaan maka saya putuskan Kepala BKPSDM dinonaktifkan dari jabatan," terangnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merekomendasikan agar Kepala BPKSDM Pangandaran dinonaktifkan sementara.

Seperti diketahui sebelumnya, Dani Hamdani menyinggung kinerja Husein dan menyebutnya tak ingin jadi PNS dari awal.

Tak hanya itu, ia bahkan menyebut Husein Ali sebenarnya tidak lulus dan dinyatakan tak layak menjadi PNS berdasarkan tes kejiwaan.

Pihaknya sempat meminta Husein untuk melakukan seleksi CPNS ulang. Namun Husein tetap dinyatakan lulus.

"Kalau dilihat dari disiplin dari awal tidak layak menjadi CPNS saat tes kejiwaan tidak lulus dan tidak layak jadi PNS. Akhirnya kita usulkan minta di-her dan ternyata lulus," kata Dani, dilansir dari instagram @undercover.id.

Selain itu, ia menyebut sejak awal Husein mengundurkan diri karena tidak mau jadi PNS dan atas permintaan ibunya.

"Alasan sebenarnya dia sebetulnya tidak mau menjadi PNS itu karena diminta ibunya. Tingkat kehadiran saat dari awal juga, silakan cari tahu di lingkungan SMPN 2 Pangandaran seperti apa, jangan dari kita infonya," katanya.

Pernyataan itu dijawab oleh Husein melalui video. Dalam videonya, Husein menangis Matanya merah, nafasnya sesak karena menahan emosi.

Sembari terbata-bata, dirinya mengaku capek dengan drama yang terjadi. Dirinya mengaku hanya ingin mengajar.

Husein pun mengaku pasrah apabila disebut tidak layak menjadi PNS ayaupun tidak memiliki kejiwaan yang sehat

"Saya Husein, saya cuma mau bilang, saya capek, saya cuma pengin ngajar pak. Saya guru, saya cuma pengin ngajar. Bapak mau bilang saya tidak layak, saya tidak sehat secara jiwa, terserah. Kalau itu bisa bikin semua ini selesai, saya iyain semua, terima kasih," imbuh Husein.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved