Penipuan Casis Bintara Polri
Terungkap Ternyata Ada 2 Kelompok Calo Penipuan Casis Bintara Polri, Begini Reaksi Polda Sumut
Informasi yang dihimpun Tribun Medan, sejauh ini ada 2 kelompok calo masuk Bintara Polri di Polda Sumut.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
Polda Sumatera Utara membongkar penipuan modus bisa meluluskan menjadi calon siswa (Casis) Bintara Polri yang melibatkan mantan Polisi bernama Parlautan Banjarharjor dengan total kerugian Rp 1,4 Miliar.
Irwasda Polda Sumut Kombes Nanang Masbudi mengatakan, modus tersangka ialah membuka tempat bimbingan belajar (Bimbel) bernama Maju Bersama, di Jalan Selambo, Kecamatan Medan Denai, untuk melatih fisik dan akademik anak para korban.
Anak para korban, disuruh masuk ke dalam bimbel selama 5 sampai 6 bulan dengan biaya Rp 6 juta perbulan.
Lalu untuk meluluskan menjadi calon siswa Bintara Polri, para korban diminta membayar uang sebesar ratusan juta.

Dengan uang segitu, Parlautan Banjarharjor menjanjikan anak korban lulus karena masuk melalui jalur khusus atau kuota khusus.
"Untuk bimbel, proses uangnya berbeda dari yang dibayar itu. Sedangkan Rp 1,4 Miliar untuk supaya diterima,"kata Kombes Nanang Masbudi, Selasa (10/6/2025).
Dalam kasus ini ada tiga orang yang ditangkap yakni, Parlautan Banjarnahor (52) seorang pensiunan Polisi tahun 2021 dengan pangkat terakhir Aipda.
Ia sebagai pemilik tempat bimbingan belajar (Bimbel) bernama Maju Bersama.
Lalu, Rita Nurhaida Butar-butar (33), istri dari Parlautan sebagai penerima uang.
Kemudian Susilawati Siregar, sebagai admin bimbel, juga penerima uang.
Tersangka Parlautan, hanya sekali saja bertemu dengan para korban. Sisanya istri dan admin bimbelnya yang bekerja.
"Bujuk rayunya memberikan garansi lewat jalur khusus bisa diterima."
Di tempat yang sama, Kasubdit III Jatanras Polda Sumut Kompol Jama Kita Purba mengatakan, dalam kasus ini ada 54 yang sempat ikut bimbel dan belajar.
Namun dari jumlah tersebut, hanya 1 yang lulus seleksi menjadi Bintara Polri.
Dari 53 orang yang dinyatakan anaknya tidak lulus meski sudah bayar ratusan juta, baru 5 orang yang melapor ke Polda Sumut.
Massa Bergerak Kepung Markas Brimob di Jakarta Pusat, Buntut Tewasnya Ojol Dilindas Rantis |
![]() |
---|
Selain Affan Tewas, Driver Ojol Umar Dikeroyok, Polisi Datangi RS Pelni Bawa Senjata Laras Panjang |
![]() |
---|
Profil dan Biodata Ruben Amorim yang Dirumorkan Bakal Segera Dipecat MU |
![]() |
---|
Organ Tubuh Brigadir Esco Hilang, Sang Ayah Yakin Anaknya Dibunuh, Sempat Dikira Bekas Luka |
![]() |
---|
TERKUAK Identitas 7 Anggota Brimob yang Lindas Ojol hingga Tewas, Pangkatnya Kompol hingga Bharaka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.