Sumut Terkini
Calon PPPK Paruh Waktu di Deli Serdang Kecewa Pembatalan Penyerahan SK Mendadak
Kecamatan ini diketahui merupakan kecamatan paling jauh dari Lubuk Pakam dan bisa 2 jam untuk sampai.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM- Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemkab Deli Serdang banyak yang kecewa setelah diputuskan ditunda penyerahan SK untuk mereka secara mendadak, Jumat (31/10/2025).
Mereka-mereka yang kecewa itu lebih banyak yang bertugas jauh dari Lubuk Pakam sebagai ibukota Kabupaten. Mereka kebanyakan adalah tenaga guru.
"Baru sampai ini, baru baca WA aku ini, ditunda rupanya," ujar Esterina dengan nada lesu.
Esterina sendiri mengaku sebagai guru agama di sekolah SD di Kecamatan Gunung Meriah.
Kecamatan ini diketahui merupakan kecamatan paling jauh dari Lubuk Pakam dan bisa 2 jam untuk sampai.
Esterina datang dengan mengendarai sepeda motor bersama keluarganya. Satu orang anak kecil pun tampak saat itu duduk diatas motor.
Sesuai agenda semula, rencana penyerahan SK PPPK Paruh Waktu ini dijadwalkan pukul 15.40 WIB.
Namun mereka harus sudah tiba pukul 14.00 WIB di lapangan alun-alun Pemkab. Hal ini lantaran akan ada gladiresik untuk kegiatannya.
Sekira pukul 11.00 WIB sudah banyak tenaga honorer yang juga sebagai calon PPPK Paruh Waktu berdatangan khususnya yang bertugas di luar Lubuk Pakam.
Ada yang datang sudah memakai baju Korpri ada juga yang belum. Selain datang bersama pasangan beberapa diantaranya datang bersama keluarga.
"Kenapa lah dadakan kali gini. Jauh jauh kami datang dari Sibolangit ternyata ditunda. Kecewa kali lah bang. Jauh kami ke sini," ucap para calon PPPK Paruh Waktu yang meminta agar namanya tidak dituliskan.
(dra/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pj Sekda Sumut Sebut BRT Mebidang Ditargetkan Rampung 2027 |
|
|---|
| Bulog Sumut Salurkan 2,87 Juta Liter Minyakita, Target Bantuan Pangan Tuntas Akhir Juni |
|
|---|
| Pertanyakan Cabdisdik Toba, FKAMPTO Siahaan: Kecewa, Anak Kami Tak Masuk ke SMA di Lahan Sendiri |
|
|---|
| Bulog Sumut Akui Distribusi SPHP ke RPK Masih Jadi Tantangan, Siapkan Sistem Antar Langsung |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Warga di Balige Lebih Memilih Pertalite untuk Kendaraan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/BATAL-PENYERAHAN-SK-Seorang-pria-membuka-spanduk.jpg)