Sumut Terkini
Selama Tahun 2025, Sebanyak 1.225 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Sumut
Kepolisian Daerah Sumatera Utara menyampaikan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Sumatera Utara.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara menyampaikan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Sumatera Utara selama tahun 2025.
Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto mengatakan, selama tahun 2025 tercatat 1.225 orang meninggal dunia akibat kecelakaan.
Kemudian, mengalami luka berat sebanyak 1.448 orang, dan luka ringan 5.631.
Whisnu menyebut jumlah ini menurun dibandingkan dengan tahun 2024.
Pada tahun 2024, korban tewas 1.723, luka berat 1.908 dan luka ringan 5.987.
Begitu juga dengan pelanggaran lalu lintas disebut menurun 21,03 persen pada tahun 2025.
Diikuti korban meninggal dunia 28 persen, luka berat 24 persen, dan luka ringan 9 persen.
"Sangat bagus. Dimana angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas menurun 21,03 persen
Diikuti korban meninggal dunia 28 persen, luka berat 24 persen, dan luka ringan 9 persen,"kata Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto, Rabu (31/12/2025).
Mantan Dirtipideksus Bareskrim Polri ini menyebut jumlah penurunan karena pelanggaran juga menurun.
Ia meminta masyarakat tetap mematuhi lalu lintas dan lengkap ketika berkendara.
"Kami mengharapkan dukungan masyarakat untuk menaati aturan sehingga angka ini lebih turun."
(Cr25/Tribun-medan.com)
| Sidang Korupsi, Kadinkes Sumut Faisal Hasrimy Atur Pemenang Tender Smartboard Langkat |
|
|---|
| Polisi Ringkus Warga Binjai di Rumah Kosong yang Dijadikan Tempat Jual Sabu di Langkat |
|
|---|
| Developer Perumahan Gugat Customer yang Minta DP Dikembalikan |
|
|---|
| Antisipasi Ancaman, 50 Personel Brimob Polda Sumut Latihan Anti Teror 2026 |
|
|---|
| Pemkab Deli Serdang Gelar Bimtek Bertajuk Penguatan Kapasitas di Karo, Hotelnya jadi Sorotan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kapolda-Sumut-Irjen-Whisnu-Hermawan-Februanto-ketika-memaparkan-refleksi-akhir.jpg)