Sumut Terkini
Rekam Jejak Bernardo Lumban Gaol, Mantan Koruptor Dilantik jadi Dirut Perumda Mual Nauli Tapteng
Diketahui, pengangkatan Bernardo menjadi Direktur Perumda Mual Nauli hasil dari proses seleksi calon direksi melalui panitia penjaringan.
Penulis: Azis Husein Hasibuan | Editor: Ayu Prasandi
Atas perkara ini, Bernardo sempat diberhentikan (dipecat) dari statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) akibat kasus hukum tersebut.
Baca juga: REMAJA Racuni Kekasihnya yang Hamil Terancam 20 Tahun Penjara, Akui Menyesal: Wajah Selalu Terbayang
Baca juga: SOSOK Pria Ngamuk Bawa Sajam Usai Ditegur Pasang Sound Horeg Larut Malam, Berubah Sejak Cerai
Baca juga: Ketua DPRD Sumut Erni Sitorus Tak Kunjung Temui Massa, Mahasiswa Bawa Keranda Mayat
Dugaan Eksploitasi Pekerja
Sebelum menjadi direktur, Bernardo juga pernah diduga memanfaatkan tenaga karyawan perusahaan pengelola air bersih milik daerah itu untuk kepentingan pribadi.
Raju Firmanda Hutagalung, Staf Ahli Direktur Perumda Mual Nauli, adalah orang yang mengungkap adanya dugaan praktik eksploitasi tenaga kerja itu.
Ia menyebut Bernardo telah memanfaatkan tenaga beberapa orang karyawan perumda untuk penyelesaian proyek di luar tanggung jawab perusahaan.
Para karyawan yang dipekerjakan di luar tugas pokok dan fungsinya juga tidak diberi upah meski telah beberapa minggu dilibatkan untuk pemasangan jaringan pipa air Huntara.
"Saya jelaskan, bahwa proyek itu tidak ada dalam jobdesk (deskripsi pekerjaan) Perumda Mual Nauli. Dan, saya dipastikan tidak diketahui oleh para pimpinan kantor," ungkap Raju, kepada wartawan pada Rabu, 13 Mei lalu.
Saat itu, Bernardo merupakan pemenang proses seleksi pencalonan Direktur Perumda Mual Nauli.
Ia yang disebut-sebut kerabat dekat istri Bupati Tapteng saat ini, berhasil lolos dengan nilai tertinggi dari kandidat pesaingnya.
Menurut Raju, prestasi Bernardo itu memungkinkan disalahgunakan. "Saya menduga, proyek tersebut memperdagangkan nama Perumda Mual Nauli," ucapnya.
"Saya juga sempat berkomunikasi dengan pihak Indi Karya (pemilik proyek). Mereka mengaku mengira bahwa Bernardo adalah Direktur Perumda," tuturnya.
Belum ada tanggapan Bernardo terkait hal ini, meski telah dihubungi melalui nomor kontak pribadi. Demikian pula Sekdakab Tapteng Binsar Sitanggang, selaku Pelaksana Tugas Direktur Perumda Mual Nauli.
(ase/ Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Rekam Jejak Bernardo Lumban Gaol
Bernardo Lumban Gaol
koruptor
Dirut Perumda Mual Nauli Tapteng
Mantan Koruptor
| Runner 60K dan 28K Resmi Dilepas, Ratusan Pelari Mancanegara Taklukkan Jalur Ekstrem di Samosir |
|
|---|
| Gubsu Bobby Ajak Forkapsi Perkuat Kerja Sama Antar Provinsi, Jaga Ketersediaan Pangan dan Inflasi |
|
|---|
| Tanah Longsor di Jalinsum Pahae Julu Seret Mobil yang Sedang Melintas, Polisi: 3 Korban Jiwa |
|
|---|
| Tahun Ini, Pemko Pematangsiantar tak Ajukan Formasi CPNS ke KemenPAN-RB |
|
|---|
| 6 Motor Knalpot Brong Diamankan Polres Siantar dari Hasil Patroli Malam Minggu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PELANTIKAN-Sekretaris-Daerah-Tapanuli-Tengah-Binsar.jpg)