TOPIK
Banjir Bandang di Humbahas
-
Memasuki hari ke 17 hari pascakejadian, polisi mengaku masih terus menyelidiki dugaan perambahan hutan yang diduga pemicu bencana alam tersebut.
-
Kepala Kantor SAR Medan Budiono menjelaskan, pihaknya akan mencari hingga hari ke-13
-
Kepala Kantor SAR Medan Budiono menjelaskan, pihaknya akan mencari hingga hari ke-13
-
Dikatakan Yuliani, dalam kemungkinan dalam pekan ini akan ditetapkan tersangka kasus dugaan perambahan hutan tersebut.S
-
Dalam peristiwa tersebut, ada 12 orang dinyatakan hilang. Teranyar, 2 dari 12 jasad korban telah ditemukan.
-
Hal ini dipastikan oleh Lewi Ristiyono, Koordinator Geofisika BBMKG Wilayah I, yang telah menganalisis peristiwa tersebut.
-
Ia ditemukan meninggal dunia dibalik bebatuan besar di sekitar hotel Senior pagi tadi sekira pukul 10:00 WIB oleh tim gabungan.
-
Ia yang dikenal sebagai sosok yang baik adalah anak tunggal kedua orangtuanya dan bekerja di Hotel Senior Bakkara sekitar 4 bulan.
-
Tiamin ditemukan meninggal dunia dibalik bebatuan besar di sekitar hotel Senior pagi tadi sekira pukul 10:00 WIB oleh tim gabungan.
-
Petugas gabungan yang dibentuk menjadi empat tim masih terus berupaya mencari para korban.
-
Alexander Silaban satu diantara korban merupakan ayah yang kehilangan kedua orang anaknya atas peristiwa lanag itu.
-
Pencarian terhadap korban ini melibatkan personel dari Basarnas Medan, TNI Kodim, Polres Humbahas, BPBD Humbahas.
-
Akibat musibah ini, dilaporkan ada 12 warga dinyatakan hilang dan 35 rumah rusak berat diterjang banjir dan longsor.
-
Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor, mengatakan, longsor dan banjir bandang di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Humbahas diduga merupakan likui
-
Katanya, untuk mengetahui penyebab pasti akan diteliti lebih lanjut apa yang menyebabkan longsor disertai bebatuan berukuran besar menerjang pemukiman