TRIBUN WIKI

Dzikir di Hari Arafah yang Pernah Dicontohkan oleh Nabi Muhammad S.A.W

Nabi Muhammad S.A.W pernah mencontohkan doa dan dzikir di hari Arafah. Bahkan bacaan itu diulang-ulang.

Tayang:
Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
Pinterest
BERDOA DI ARAFAH- Ilustrasi seorang jemaah haji saat memanjatkan doa di Arafah. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Hari Arafah adalah hari ke-9 bulan Dzulhijjah (sehari sebelum Idul Adha), yang merupakan puncak ibadah haji karena jutaan jemaah haji melakukan wukuf (berdiri berdoa) di Padang Arafah sejak tergelincir matahari hingga terbenam.

Pada hari Arafah ini, Allah S.W.T mencurahkan rahmat dan pengampunannya kepada umat manusia.

Oleh karena itu, umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan sejumlah ibadah, seperti puasa dan juga berzikir.

Baca juga: Besok, 26 Mei 2026 Puasa Arafah, Jangan Lupa Ini Bacaan Niatnya

PADANG ARAFAH- Sejumlah jemaah haji saat melaksanakan wukuf di Padang Arafah.
PADANG ARAFAH- Sejumlah jemaah haji saat melaksanakan wukuf di Padang Arafah. (Pinterest/Su)

Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), ada dzikir di hari Arafah yang pernah diajarkan oleh Rasulullah S.A.W.

Dalam kitab Al-Mushannaf, Ibnu Abi Syaibah mencatat riwayat dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib karramallahu wajhah, disebutkan bahwa Rasulullah bersabda:

أَكْثَرُ دُعَائِي وَدُعَاءِ الْأَنْبِيَاءِ قَبْلِي بِعَرَفَةَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Doa yang paling banyak aku panjatkan dan begitu juga para nabi sebelumku di Hari Arafah adalah:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Baca juga: Menjelang Idul Adha 2026: Catat Jadwal Puasa Tarwiyah, Arafah, dan Larangan di Hari Tasyrik

(Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu).”

Kelanjutan hadis ini disebutkan oleh Ibnu Abi Syaibah ada doa lainnya yang berbunyi sebagaimana berikut:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا، اللَّهُمَّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ وَسْوَاسِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الْأَمْرِ وَفِتْنَةِ الْقَبْرِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا يَلِجُ فِي اللَّيْلِ وَمِنْ شَرِّ مَا يَلِجُ فِي النَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ مَا تَهُبُّ بِهِ الرِّيَاحُ، وَمِنْ شَرِّ بَوَائِقِ الدَّهْرِ

Baca juga: Kenali Syarat Hewan Kurban Agar Ibadah Idul Adha 2026 Sah dan Berkah

Ya Allah, jadikanlah cahaya di dalam hatiku, cahaya pada pendengaranku, dan cahaya pada penglihatanku. Ya Allah, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan aku berlindung kepada-Mu dari bisikan hati yang buruk, dari kekacauan urusan, dan dari fitnah kubur. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang masuk pada malam hari, dari keburukan yang masuk pada siang hari, dari keburukan yang dibawa oleh hembusan angin, dan dari segala bencana serta malapetaka zaman.” (Al-Mushannaf [Madinah: Maktabah al-‘Ulum wa al-Hikam], juz 6, h. 84)

Dikutip dari MUI Digital, dalam riwayat lain yang memiliki makna serupa, hadis mengenai dzikir tersebut juga dicantumkan oleh beberapa ulama hadis, di antaranya Ath-Thabrani dalam kitab Ad-Du‘a’, At-Tirmidzi melalui As-Sunan, serta Imam Malik dalam Al-Muwaththa’. Meski redaksinya berbeda, inti kandungannya tetap sama.

NIAT PUASA- Ilustrasi membaca doa niat puasa.
NIAT PUASA- Ilustrasi membaca doa niat puasa. (Pinterest/Islam Hashtag)

Baca juga: Doa Menyembelih Hewan Kurban dan Tata Cara Penyembelihan yang Syari

Riwayat yang dinilai paling kuat adalah bacaan dzikir tauhid tanpa tambahan doa setelahnya.

Sejumlah ulama berpendapat bahwa dzikir tauhid tersebut sejatinya sudah mencakup unsur doa di dalamnya, sehingga tetap memiliki keutamaan yang besar untuk diamalkan.

Oleh sebab itu, dzikir yang dianjurkan dibaca saat wukuf di Arafah juga disunnahkan untuk diamalkan oleh kaum Muslimin di berbagai tempat ketika Hari Arafah tiba, meskipun tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Baca juga: Libur Idul Adha 2026 dari Bulan Mei Bisa Hingga Awal Juni, Ini Trik Ambil Cuti Bagi Pekerja

Dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi bi Syarh Jami‘ at-Tirmidzi, Al-Mubarakfuri menjelaskan bahwa hadis mengenai dzikir Hari Arafah tersebut memiliki sanad berstatus hasan atau baik.

Penilaian serupa juga diperkuat dalam riwayat Imam Ahmad yang menyebut para perawinya termasuk orang-orang yang terpercaya atau tsiqah.

Puasa Arafah

Pada hari Arafah, umat muslim juga dianjurkan untuk melaksanakan ibadah puasa Arafah.

Baca juga: Sejarah Puasa Arafah, Ketika Allah S.W.T Menguji Nabi Ibrahim Hingga Terjadinya Kurban

Puasa Arafah memiliki hukum sunnah muakkad, yang berarti dianjurkan. Namun, bagi mereka yang sedang melakukan ibadah haji, tidak disunnahkan untuk berpuasa Arafah.

Sebaliknya, disarankan bagi mereka untuk tidak berpuasa, sebagaimana yang disebutkan dalam hadis riwayat Abu Hurairah RA.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved