Breaking News

Diinterupsi Saat Berbicara Gubernur Edy Rahmayadi Usir Emak-emak Pendemo, Ini Videonya

Saat Nelayan berunjukrasa, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi langsung turun menerima.

Tribun Medan
Kolase Foto Nelayan dan Edy Rahmayadi 

Saat Edy Rahmayadi tengah berbicara meminta pende shalat, seorang ibu pun yang memegangi corong pelantang suara (mikrofon) mengatakan sudah menunaikan shalat.

"Setuju kalian saya jadi gubernur," tanya Gubernur Edy Rahmayadi. Para pendemo pun menyampaikan setuju.

"Kalau setuju dengarkan saya, kalau kalian tidak setuju biar mundur saya," sambung Edy Rahmayadi.

Tetangga Rumah Helikopter Eko Purnomo dapat Dianggap Melawan Hukum

Anaknya Terus Menangis, Seorang Janda Asal Lembang Ternyata Tewas dengan 23 Tusukan

Perempuan berkerudung yang telah disuruh gubernur duduk di lantai, tampak berjarak kurang-lebih 3 meter dari Edy, bergerak menunjukkan sebuah poster kertas terlipat-lipat berwarna kuning.

Edy Rahmayadi pun langsung menyuruh ibu tersebut keluar. "Ibu berdiri, pulang," ujarnya.

"Udang ngomong aja oma-oma (emak-emak, Red) ini. Ngomel aja. Oma-oma ini, capek juga kita diajak ngomong," ujar Edy sembari mengambil corong pelantang suara dari si emak-emak.

Satpol PP yang berjaga pun menyuruh dan mengarahkan sang ibu keluar dari lokasi berdemo.

Kemudian Edy Rahmayadi kembali berbicara dan mengutarakan keinginannya untuk membawa Sumatera Utara bermartabat, tiba-tiba seorang ibu nyeletuk.

"Kami tidak mau ini ini berlarut-larut," celetuk sang ibu seraya menunjukkan poster berwarna kuning.

Edy Rahmayadi pun langsung bereaksi atas ucapan sang ibu.

"Ibu berdiri, keluar jalan. Ibu berdiri keluar jalan. Ibu berdiri keluar jalan. Saya tak senang kalau saya ngomong, orang ngomong. Ayo, ini yang pegang kertas-kertas kuning semua yang ngomong ini," ujarnya.

Sang ibu pun berdiri dan berjalan keluar dari lokasi berdemo seraya ngomong.

"Jauh-jauh kami dari tanjung balai demi sejengkal perut, bukan mau cari kekakayaan," ujarnya.

Edy Rahamyadi pun kembali menegur sang ibu. "Sekali lagi ibu jangan ngomong. Pulang," ujarnya.

Kemudian Edy Rahmayadi pun kembali menyampaikan bahwa Sumatera Utara tidak akan pernah bagus jika para warga terus berdemo, dan saling menyalahkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved