WALI Kota Bobby Nasution Geser Beberapa Pejabat di Pemko Medan, Ini Daftar Lengkap Nama dan Posisi

Wali Kota Medan Bobby Nasution kembali melakukan pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemko Medan, Jumat (5/11/2021).

Tayang:
TRIBUN MEDAN/RECHTIN
Wali Kota Medan Bobby Nasution kembali melakukan pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemko Medan, Jumat (5/11/2021). Bobby melantik sebanyak 50 orang, 2 orang merupakan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 48 orang pejabat Administrator. 

Bobby Nasution Kembali Geser Beberapa Pejabat di Lingkungan Pemko Medan, Ini Nama-namanya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution kembali melakukan pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemko Medan, Jumat (5/11/2021).

Bobby melantik sebanyak 50 orang, 2 orang merupakan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 48 orang pejabat Administrator.

MENYASAR Oknum Polisi Memeras Terapis Pijat Puluhan Juta, Inilah Respons Kapolda Panca Simanjuntak

VANESSA Angel Tewas Kecelakaan di Tol Nganjuk, Inilah Insta Story Terakhir Sang Artis

VANESSA Angel dan Bibi Andriansyah Meninggal Dunia, Berikut Statemen Resmi Polisi

SISWI Dirudapaksa Kekasih Ibunya, Pelaku Sering Beri Uang hingga Belikan Handphone Harga Rp 18 Juta

AYAH dan Anak Cabuli Tetangga saat Istri Sedang Melahirkan, Korban Trauma karena Diancam Pelaku

MAESTRO Lagu Fajar di Atas Bulan Meninggal Dunia, Dekan FIB USU Sebut Almarhum Tak Pernah Sakit

Adapun 50 pejabat yang dilantik itu, dua orang yang merupakan pejabat Tinggi Pimpinan Pratama atau Eselon II adalah Suryadi Panjaitan yang sebelumnya menjabat sebagai Dirut RSUD Dr Pirngadi Medan dilantik menjadi Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Zulkarnain dilantik menjadi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Medan yang sebelumnya menjabat Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil.

Sedangkan untuk pejabat administrator atau Eselon III yang dilantik di antaranya, M Ali Sipahutar yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Medan Denai dilantik menjadi Kepala Bagian Umum Sekretaris DPRD Medan, Mardohar Tambunan dilantik menjadi Sekretaris Dinas Kesehatan, Hendra Ridho G Siregar menjadi Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM, Kiki Zulfikar dilantik menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan.

Warga Dikutip Uang Parkir di Kantor Camat Percut Seituan, Begini Kata Camat

CURI Senjata Api, Dua Pemuda Pengangguran Dihukum 3 Tahun 6 Bulan Penjara

AKSI Saling Lapor di Polsek Sunggal Dinilai Cacat Prosedur, Begini Penjelasan Polda Sumut

MAHASISWA USU Diduga Larikan Uang Rp 1,5 Miliar dengan Iming - Iming Investasi, Begini Cerita Korban

AMARAH Kapolda Sumut, Wanti-wanti Preman Tak Manfaatkan Ormas, Polisi Tidak Boleh Takut Preman

OKNUM Perwira Polisi Dicopot Jabatan Imbas Dugaan Perselingkuhan, Polda Sumut Diminta Transparan

Indra Gunawan dilantik menjadi Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta Loli Siti Khadijah Lubis dilantik menjadi Inspektur Pembantu Inspektorat Kota Medan.

Dalam acara pelantikan yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman, Ketua DPRD Medan Hasyim SE, Dandim 0201/Medan Kol Inf Hindratno Devidanto, Sekda Wiriya Alrahman serta asisten dan sejumlah pimpinan OPD, Bobby selanjutnya mengungkapkan, khusus pejabat administrator (eselon III) yang dilantik merupakan hasil rekomendasi dari kepala dinasnya masing-masing.

Oleh karenanya jika bidangnya tidak dapat menjalankan tugas, tegas Bobby, maka penilaian tidak hanya pada bidangnya saja tetapi juga dinasnya.

“Untuk menjalankan tugas, tentunya harus ada tim yang baik guna mewujudkan target yang ditetapkan. Apabila target tidak tercapai, berarti ada yang salah di jajaran atas,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik bahwa amanah jabatan yang diberikan itu digunakan untuk mencari amal dan ibadah. Oleh karenanya, tegasnya, saat menjalan tugas harus dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab dengan tidak melakukan pungutan liar (pungli) dan korupsi.

“Bekerjalah dengan sebaik-baiknya, jangan ada pungli dan korupsi di semua tingkatan di lingkungan Pemko Medan. Ini (pungli dan korupsi) tindakan yang harus ditinggalkan, yang perlu kita lakukan adalah mengembangkan potensi diri serta bagaimana menjalankan tugas dengan amanah dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Sebentar lagi, ungkap Bobby Nasution, akan memasuki Tahun Baru 2022. Untuk itu, imbuhnya, bagaimana kelima program prioritas dan dua program pendukung dapat berjalan dan akselerasi ke depan harus bisa lebih baik dan meningkat lagi.

“Saya ingin melihat perubahan dari masing-masing dinas. Apabila tidak ada perubahan, maka satu tim yang akan dievaluasi,” katanya.

Anggota DPRD Tapsel Mengaku Ditodong Senjata Oknum Brimob, Polda Sumut Bantah Terima Laporan

OKNUM Notaris yang Diduga Palsukan Akta Ditetapkan Buron, Polrestabes Medan Diminta Lakukan Hal Ini

INSIDEN Polisi Dibacoki Puluhan Orang, Hari Ini Polrestabes Medan Gelar Perkara

SUAMI Almarhum Lina Jubaedah Kini Kehabisan Uang, Berniat Bawa Putrinya Adu Nasib ke Jepang

ORANGTUA Korban Pembunuhan di Tanjung Morawa Luntang Lantung Cari Keadilan, Setahun Kasus Tak Usai

MIRIS, Eks Bendahara Puskesmas Glugur Darat Disebut Habiskan Dana JKN Rp 2,3 M untuk Arisan Online

WALI Kota Bobby Copot Kepala UPT OPJD Dinas Pekerjaan Umum, Ini Alasannya

Wali Kota Medan Bobby Nasution mencopot jabatan Kepala UPT Operasional dan Pemeliharaan Jalan dan Drainase (OPJD) Dinas PU wilayah Medan Kota, Abidin terhitung per Senin (1/11/2021) lalu.

Bobby mengaku pencopotan tersebut dilakukan karena Abidin tidak responsif saat terjadi banjir di wilayahnya.

MENYASAR Oknum Polisi Memeras Terapis Pijat Puluhan Juta, Inilah Respons Kapolda Panca Simanjuntak

VANESSA Angel Tewas Kecelakaan di Tol Nganjuk, Inilah Insta Story Terakhir Sang Artis

VANESSA Angel dan Bibi Andriansyah Meninggal Dunia, Berikut Statemen Resmi Polisi

SISWI Dirudapaksa Kekasih Ibunya, Pelaku Sering Beri Uang hingga Belikan Handphone Harga Rp 18 Juta

AYAH dan Anak Cabuli Tetangga saat Istri Sedang Melahirkan, Korban Trauma karena Diancam Pelaku

MAESTRO Lagu Fajar di Atas Bulan Meninggal Dunia, Dekan FIB USU Sebut Almarhum Tak Pernah Sakit

"Ini yang paling parah lagi ada kendala enggak ada, (alasannya) sibuk pulak, saya datang cek malam-malam jam satu ke lapangan, lalu pihak kecamatan hadir namun penanggung jawabnya bukan hanya kecamatan, aliran itu tugas PU, saya minta hadir, enggak hadir, itu sudah saya tunggu-tunggu juga," ujar Bobby, Kamis (4/11/2021).

Dikatakannya, Kepala OPDJ Abidin seharusnya sudah menyelesaikan permasalahan drainase dari jauh-jauh hari sebelum datang musim hujan.

Namun, Bobby mengatakan Abidin justru tidak ada di lapangan saat dirinya turun langsung mengecek kondisi warga di Medan Kota.

Warga Dikutip Uang Parkir di Kantor Camat Percut Seituan, Begini Kata Camat

CURI Senjata Api, Dua Pemuda Pengangguran Dihukum 3 Tahun 6 Bulan Penjara

AKSI Saling Lapor di Polsek Sunggal Dinilai Cacat Prosedur, Begini Penjelasan Polda Sumut

MAHASISWA USU Diduga Larikan Uang Rp 1,5 Miliar dengan Iming - Iming Investasi, Begini Cerita Korban

AMARAH Kapolda Sumut, Wanti-wanti Preman Tak Manfaatkan Ormas, Polisi Tidak Boleh Takut Preman

OKNUM Perwira Polisi Dicopot Jabatan Imbas Dugaan Perselingkuhan, Polda Sumut Diminta Transparan

"Kenapa saya minta hadir, biar dilihat ini masalahnya di mana sumbatnya di mana, drainase mana-mana aja yang harus diperbaiki biar tau dia anggaran 2022 itu bukan hanya acara seremonial dihabis-habiskan seperti itu. Itu yang saya tekankan enggak boleh, semua jajaran dengan PU kalau musim hujan harus hadir di lapangan," tuturnya.

Bobby pun meminta setiap jajaran Dinas PU Kota Medan siap siaga di lapangan saat terjadi banjir untuk memastikan kendala di kawasan yang tergenang.

"Percuma kita punya lima UPT di Kota Medan ini, kalau setiap banjir malah di rumah enggak boleh seperti itu. Malah masyarakat yang kebanjiran enggak bisa tidur, kita sebagai penanggung jawab pembuat aliran itu malah tertidur nyenyak," ujarnya.

Ia menekankan, ke depan jajaran Dinas PU Kota Medan dapat menetapkan jadwal piket untuk masing-masing personel agar dapat mengecek langsung wilayah yang banjir.

"Kalau perencanaan kita ini bagus pekerjaan tidak asal-asal enggak ada main main anggaran di situ. Kalau hujan deras permasalahan drainase bisa kita selesai, jadi sekarang saya minta itu selama musim hujan seluruh jajaran stanby semua buat jadwal paketnya setiap UPT," ujarnya.

Anggota DPRD Tapsel Mengaku Ditodong Senjata Oknum Brimob, Polda Sumut Bantah Terima Laporan

OKNUM Notaris yang Diduga Palsukan Akta Ditetapkan Buron, Polrestabes Medan Diminta Lakukan Hal Ini

INSIDEN Polisi Dibacoki Puluhan Orang, Hari Ini Polrestabes Medan Gelar Perkara

SUAMI Almarhum Lina Jubaedah Kini Kehabisan Uang, Berniat Bawa Putrinya Adu Nasib ke Jepang

ORANGTUA Korban Pembunuhan di Tanjung Morawa Luntang Lantung Cari Keadilan, Setahun Kasus Tak Usai

MIRIS, Eks Bendahara Puskesmas Glugur Darat Disebut Habiskan Dana JKN Rp 2,3 M untuk Arisan Online

"Apalagi ini banjir yang saya akui di kota medan hampir 90 persen itu permasalahannya adalah drainase bukan luapan air sungai seperti beberapa waktu belakang tadi, jadi khusus untuk bagi medan bagian Utara mungkin ada luapan atau dari Rob," tambahnya.

Menantu Presiden Jokowi itu menambahkan penanganan banjir di Kota Medan tidak setengag-setengah sehingga bisa membuahkan hasil yang maksimal.

"Dalam penanganan banjir ini, enggak bisa sepenggal sepenggal sepotong sepotong mengerjakan persoalan banjir ini bukan sekarang harusnya dari kemarin kemarin, ini pembelajaran kita dalam pelaksanaan pekerjaan projek, khususnya untuk infrastruktur jalan drainase, ini jangan nunggu ada masalah atau kendala baru sibuk," ujarnya.

"Dalam pengerjaan ini lagi menyusun 22 saya tekankan dalam 22 betul betul dikerjain, perencana itu komprehensif jangan sepenggal sepenggal," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved