Geng Motor Bunuh Warga
Geng Motor Bunuh Warga di Sei Mati, Pejabat Polres Pelabuhan Belawan Irit Bicara
Kasus geng motor bunuh warga di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan masih menjadi perhatian masyarakat luas
"Anaknya juga sempat teriak - teriak juga," bebernya.
Eni berharap, semua pelaku yang membunuh menantunya segera ditangkap dan dibei hukuman yang setimpal.
Apalagi, istri korban, yang merupakan anak kandung Eni tengah mengandung lima bulan.
"Kalau bisa dihukum seberat-beratnya, karena anak saya lagi hamil lima bulan. Gimana perasaan orang itu, anak saya lagi hamil lima bulan ditendang motornya," ujarnya.
Tiga Pelaku Ditangkap
Tiga dari puluhan tersangka komplotan geng motor yang bunuh seorang pria di depan anak dan istri di kawasan Sei Mati, Medan Labuhan akhirnya ditangkap.
Adapun ketiga tersangka itu diantaranya Ayub Pulungan warga Jalan Jawa, Belawan, Azhari warga Jalan Bawal, Pajak Baru, Belawan, dan Abdul Salam warga Jalan Alu Alu, Belawan Bahagia.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, ketiga tersangka ditangkap di lokasi terpisah.
"Dalam waktu kurang lebih lima sampai enam jam, Sat Reskrim Polres Belawan yang dibackup oleh Jatanras Polda Sumut mengamankan tiga orang pelaku," kata Hadi, Kamis (21/4/2022).
Baca juga: DUA Remaja Terekam CCTV Mencuri Motor Jemaah yang Tengah Salat Subuh di Masjid Al-Ikhlas Medan
Hadi menambahkan, dua diantara tersangka yang diamankan merupakan otak pelaku pembantaian tersebut.
Namun, Hadi belum membeberkan identitas otak pelaku lainnya yang masih kabur.
Polisi juga masih mengejar pelaku lain yang masih berkeliaran.
"Dua tersangka adalah otak dari pada pelaku. Sekarang ada ada beberapa lagi yang masih dilakukan pengejaran," ucapnya.
Diketahui, adapun korbannya bernama Retno (30).
Baca juga: Dua Mobil Ringsek, Tiga Orang Cewek Tertimpa Motor di Jalan Karya
Bapak dua anak ini tewas dengan luka tikam cukup besar di bagian dada.
Dari informasi yang diperoleh Tribun-medan.com di lapangan, aksi pembunuhan dan diduga disertai upaya perampokan ini terjadi pada Rabu (20/4/2022) tengah malam sekira pukul 23.47 WIB.
Dalam rekaman CCTV yang dibagikan pemilik akun Facebook Narti Situmeang, korban bersama istri dan dua anaknya tengah berkendara melintas di lokasi kejadian.
Kemudian, korban diadang sekelompok pemuda yang disebut sebagai anggota geng motor.
Tak lama kemudian, korban diserang, lalu terhuyung-huyung berjalan menuju ke arah rerumputan.
Baca juga: Ketua Ranting Pemuda Pancasila Dibacoki, Polisi Belum Ungkap Motif Meski Pelaku Sudah Ditangkap
Di belakang korban, tampak anak perempuannya mengejar bersama istri yang tengah menggendong bayi.
Selanjutnya, korban terlihat roboh di rerumputan.
Warga yang mengetahui ada aksi geng motor keluar rumah.
Sejumlah pengguna jalan juga terlihat berupaya menolong korban.
Dalam postingannya di Facebook, Narti Situmeang menuliskan kalimat:
"WASPADAAAAAA
BELAWAN SEKITARNYA BAHKAN KOTA MEDAN
GENG MOTOR 30 orang bawa klewang masing -masing lewat membabi buta menyerang orang orang tak bersalah
Kejadian simpang kantor
Arah sei mati kejadian jam 00.00 baru saja
Setelah membabi buta mereka menuju BELAWAN mencari korban selanjutnya.
HATI HATI UNTUK KITA SEMUA TETAP WASPADA
PEJALAN KAKI MAUPUN YG LAINYA,"
Baca juga: Ugal-ugalan dan Ngebut di Jalanan, Dua Pemuda di Kota Siantar Tewas Mengenaskan
(cr11/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/geng-motor-martubung-tribunmedan.jpg)