Atap Gereja HKBP Imanuel Kelurahan Sei Mati Terbang Diterjang Angin Puting Beliung

Adapun atap rumah ibadah Gereja di Jalan Kapten Ilyas Lorong Gereja HKBP Imanuel Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan.

Atap Gereja HKBP Imanuel Kelurahan Sei Mati Terbang Diterjang Angin Puting Beliung
TRIBUN MEDAN/Pusdalops BPBD Medan
Atap Gereja HKBP Imanuel Kelurahan Sei Mati Terbang Diterjang Angin Puting Beliung. Kondisi bangunan gereja usai diterjang angin puting beliung, Kamis (5/9/2019). 

Atap Gereja HKBP Imanuel Kelurahan Sei Mati Terbang Diterjang Angin Puting Beliung

TRIBUN-MEDAN.com-Atap Gereja HKBP Imanuel Kelurahan Sei Mati Terbang Diterjang Angin Puting Beliung.

Angin kencang atau puting beliung menerpa atap sebuah rumah ibadah.

Adapun atap rumah ibadah Gereja di Jalan Kapten Ilyas Lorong Gereja HKBP Imanuel Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan.

Informasi yang berhasil dihimpun, sekretaris BPBD Medan Nurly, mengatakan, pihaknya yang mendapatkan laporan kejadian ini kemudian melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud.

"Adapun hasil monitoring lapangan, terdapat satu unit bangunan rumah ibadah Gereja mengalami kerusakan pada bagian atap dan plafon," ujarnya, Kamis (5/9/2019).

Untuk kejadian, lanjut Nurly peristiwa tersebut terjadi saat hujan dengan intensitas lebat yang disertai angin kencang pada Rabu (4/9/2019) sore, kemarin.

"Dalam peristiwa ini, untuk korban jiwa nihil," pungkasnya.

Perlu diketahui, cuaca ekstrem melanda wilayah Sumatera Utara (Sumut) akhir-akhir ini, berupa hujan deras dan angin kencang.

Baca: Komplotan Begal yang Kerap Beraksi di Sekitar Bandara Kualanamu Dihadiahi Timah Panas

Baca: Hadapi Perserang Serang, Pelatih PSMS Medan Minta Pemain Tampil Tanpa Beban

Baca: Polres Asahan Gelar Operasi Patuh Toba 2019 pada Malam Hari, Ratusan Pelanggar Lalu Lintas Terjaring

Atas kondisi ini, masyarakat diimbau mewaspadai dampak yang ditimbulkan seperti genangan air, angin puting beliung, pohon tumbang dan pergerakan tanah.

Baca: Viral Video Laki-laki Nangis Ditinggal Nikah Kekasih yang Dipacari 7 Tahun, Terobos Kamar Pengantin

Baca: Sutrisno Pangaribuan Sebut Ketua DPRD Sumut Biang Keladi Rumitnya Pembahasan APBD

Baca: Wali Kota Hefriansyah dan Sekda Akan Diperiksa Polda Sumut, Kasus Penipuan Pembangunan Pasar Horas

Baca: Dituntut Hukuman Mati, Kurir Sabu Hendri Yosa Minta Belas Kasihan Hakim, Mengaku Hanya Korban

Baca: Akhyar Nasution Icip-icip Makanan di Stan Hari Pangan Sedunia

Baca: Jelang Lawan Bintang Utara, Empat Pemain Tanjungbalai United Cedera

Baca: Terdakwa Penganiayaan Caleg Terpilih DPRD Medan Mulia Nasution Divonis 20 Hari, Penjelasan PN Medan

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved