Banjir dan Longsor Tapteng
Akses Jalan Terputus, FAJI Medan Tunda Pengiriman Tim SAR ke Tapteng dan Tapsel
Kondisi ini membuat tim yang seharusnya diberangkatkan untuk membantu proses penanganan darurat banjir bandang.
Tayang:
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
BANJIR SIBOLGA - Warga Sibolga melintasi jalan yang masih dipenuhi lumpur pascabanjir besar pada Rabu (26/11/2025). Meski air mulai surut, akses jalan di sejumlah titik masih terputus dan mobil maupun sepeda motor harus bergerak perlahan di tengah material banjir yang menumpuk. Operasi evakuasi dan pencarian korban masih berlangsung di wilayah Sibolga–Tapteng.
“Untuk posko kita terbuka untuk umum, tapi belum resmi kita buka. Tadi malam kami sudah bahas, dan hari ini akan kita finalkan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, FAJI memiliki empas aspek fundamental dalam menjalankan roda organisasi yang menjadi fokus pembinaan dan pengembangan organisasi.
Adapun empat aspek yang dimiliki, seperti Keolahragaan, Kebencanaan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup.
Oleh sebab itu musibah banjir bandang ini menjadi salah satu aspek penting yang dimiliki FAJI Medan.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Berita Terkait: #Banjir dan Longsor Tapteng
| Tangis Yustina Pecah Karena Sudah Dua Minggu Tak Bisa ke Gereja: Baju Habis, Rumah Hancur |
|
|---|
| UPDATE Penanganan Bencana di Tapanuli Tengah 7 Desember: Meninggal Dunia 102 Orang, 33 Masih Hilang |
|
|---|
| Banjir di Hutanabolon Tapteng Datang Seperti Tsunami, Menyambut Natal Dengan Air Mata |
|
|---|
| Masih Banyak Korban Hilang, Bupati Tapteng Masinton: Alat Berat Kita Terbatas, Butuh Bantuan Pusat |
|
|---|
| 10 Jam Joni dan Andre Berjalan Kaki ke Pandan Ambil Obat-obatan untuk Dibawa ke Hutanabolon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Banjir-di-Sibolga_Banjir-dan-Longsor-di-Tapteng_.jpg)